Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Kabar Lifestyle

Bibit Siklon Terpantau di Selatan Jawa, Daerah Ini Rawan Cuaca Ekstrem

badge-check


					Ilustrasi. BMKG menginformasikan potensi cuaca ekstrem akibat Bibit Siklon Tropis 90S di selatan Jawa, berpotensi hujan lebat dan gelombang tinggi di beberapa wilayah. (Foto: dok Earthdata NASA) Perbesar

Ilustrasi. BMKG menginformasikan potensi cuaca ekstrem akibat Bibit Siklon Tropis 90S di selatan Jawa, berpotensi hujan lebat dan gelombang tinggi di beberapa wilayah. (Foto: dok Earthdata NASA)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi aktivitas Bibit Siklon Tropis 90S di selatan Jawa yang berpotensi memicu cuaca ekstrem di wilayah sekitarnya.
Bibit Siklon Tropis 90S sendiri pertama terbentuk pada 27 Februari lalu. Pada Selasa (3/3), pusat sirkulasinya berada di sekitar 11.6°LS 106.9°BT atau di Samudra Hindia selatan Banten-Jawa Barat.

“Persebaran aktivitas konvektif terpantau di wilayah selatan pesisir Pulau Jawa yang mencakup wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur,” tulis BMKG dalam analisisnya, Selasa (3/3).

Bibit Siklon Tropis 90S juga didukung oleh sejumlah kondisi lingkungan seperti aktifnya MJO dan gelombang atmosfer (Equatorial Rossby, Low Frequency, dan Kelvin), suhu muka laut yang hangat 30 – 32 derajat Celcius, kelembapan udara yang basah pada setiap lapisan, vortisitas yang mendukung serta divergensi lapisan atas dalam kategori kuat.

Bibit siklon ini berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Selain itu, bibit siklon ini juga berpotensi memicu gelombang laut tinggi di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Selat Sunda, Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Bali.

Selain bibit siklon tropis tersebut, BMKG juga memprediksi Sistem Tekanan Rendah (Low) berada di Samudra Pasifik utara Papua, di Teluk Carpentaria, dan di pesisir Barat Laut wilayah Australia. Sistem Tekanan Rendah ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di Samudra Pasifik utara Papua, Perairan selatan NTT, dan Australia bagian utara atau di sekitar sistem.

“Kondisi tersebut dapat mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis, dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut,” kata BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan Periode 2-8 Maret 2026.

Lebih lanjut, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih terus mempengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Aktivitas MJO diprakirakan berada pada fase 5 (Maritime Continent) dan fase 6 (Western Pacific), yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

BMKG mengatakan kombinasi antara MJO dan gelombang atmosfer tersebut diprakirakan aktif di wilayah Laut Cina Selatan, Samudra Hindia barat daya Lampung hingga NTT, Bali, NTB, NTT, pesisir selatan Jawa, perairan utara Bali hingga utara NTT, yang berpotensi mendukung peningkatan curah hujan di wilayah tersebut.

Secara umum, cuaca Indonesia didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang selama sepekan ke depan. Namun, ada sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, bahkan disertai angin kencang, imbas sederet dinamika atmosfer yang terjadi.

Berikut daftar wilayah berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat:

Tentu, ini adalah daftar wilayah untuk periode awal Maret sesuai dengan format yang telah Anda tentukan:

2-4 Maret

Hujan lebat-sangat lebat

– Jawa: Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur.
– Bali dan Nusa Tenggara: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
– Kalimantan Selatan
– Sulawesi Selatan

Angin kencang

– D.I Yogyakarta
– Jawa Timur
– Bali dan Nusa Tenggara: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
– Maluku
– Papua Selatan

5-8 Maret

Hujan lebat-sangat lebat

– Sumatera Selatan
– Kepulauan Bangka Belitung
– Jawa: Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur.
– Nusa Tenggara Timur

Angin kencang:

– Jawa Timur
– Bali dan Nusa Tenggara: Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.
– Maluku

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop

21 September 2026 - 20:44 WIB

SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September

21 September 2026 - 20:38 WIB

Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan

21 September 2026 - 20:34 WIB

Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana

21 September 2026 - 20:30 WIB

Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas

21 September 2026 - 20:26 WIB

Trending on Kabar Lifestyle