Baru Dipublikasikan Setelah 24 Tahun, Inikah Foto Bukti Jejak UFO di Bumi?

Foto-foto langka mengungkapkan jejak aneh dan rumput terbakar yang menurut dua nelayan lokal diyakini sebagai jejak UFO.

Pada 1 Oktober 1995, dua nelayan setempat, Fernando Beserra dan Wilson da Silva Oliveira, menebar jala di sungai dekat sebuah pulau bernama Ilha do Major, di Sao Paulo, Brasil.

Saat itulah mereka melihat UFO berbentuk cakram yang memancarkan cahaya kuning menyilaukan terbang di atas kepala.

Fernando dan Wilson awalnya mengira benda tersebut adalah balon udara. Tetapi, ketika benda itu terbang dengan kecepatan tinggi, mereka yakin itu adalah pesawat ruang angkasa alien.

Ketakutan oleh cahaya yang menyilaukan, kedua nelayan itu melompat ke dalam perahu. Fernando dan Wilson kemudian menyingkir cepat-cepat ketika benda misterius itu mendarat hanya beberapa meter dari perahu mereka.

Foto-foto setelah pertemuan dengan UFO itu sekarang telah dipublikasikan untuk umum. Salah satu foto memperlihatkan adanya cekungan di tanah dan rumput yang rata dalam formasi melingkar.

Mengingat kejadian pada 24 tahun silam, Wilson mengaku sangat ketakutan sehingga dia sampai bersembunyi di lantai perahu.

Sementara Fernando mengatakan ketika berada di atas kepala mereka, benda bercahaya itu berubah arah. Ia menuju ke sebuah pulau kecil, Ilha do Major.

” Di sana benda bercahaya menyilaukan itu mendarat. Di bagian bawahnya terlihat sejumlah lampu yang terus berputar,” kenang Fernando.

Dalam ketakutan yang tak terkira, kedua nelayan itu berusaha pergi secepatnya. Namun, mesin perahu mereka mati tanpa sebab yang jelas.

” Kami mungkin sudah berusaha menyalakannya sekitar 10 kali hingga akhirnya bisa hidup, dan kemudian pergi dari situ secepat mungkin,” tambah Fernando.

Fernando dan Wilson mengatakan mereka pulang ke rumah untuk memberi tahu kerabat mereka. Kedua nelayan itu tidak bisa tidur meskipun sudah minum obat untuk menenangkan diri.

Keesokan paginya, Wilson dan Fernando kembali ke tempat kejadian. Mereka melihat ada jejak berbentuk lingkaran berdiameter 5,5 meter di tempat UFO itu telah mendarat.

Selain itu, di bekas UFO itu mendarat, vegetasi terlihat kering, terpuntir dan rata dengan tanah searah dengan jarum jam.

Mereka juga melihat empat tanda berbentuk persegi panjang dengan sisi berukuran 10 x 15 sentimeter. Keempat tanda persegi panjang yang tenggelam hingga kedalaman 1,5 sentimeter itu diduga bekas kaki pesawat alien.

Kedua nelayan itu kembali ke rumah mereka, dan melaporkan penampakan tersebut kepada wartawan surat kabar Brasil ‘The Tribuna’ di Santos.

Para ahli dari National Institute of Aerospace Phenomenab (INFA) segera melakukan penyelidikan. Selain mengambil sampel tanah dan vegetasi, mereka membuat cetakan tanda pendaratan dengan plester.

Menurut laporan rinci oleh INFA, UFO yang dilihat Fernando dan Wilson tidak mengeluarkan suara.

Cahaya yang dihasilkan oleh benda misterius itu sangat kuat sehingga para nelayan bisa melihat kepiting di dalam sarangnya.

Laporan itu menyebutkan bahwa penampakan tersebut diklasifikasikan sebagai pertemuan UFO jarak dekat jenis kedua.

Pertemuan UFO jenis ini ditandai dengan terlihatnya jejak pada tanah dan hancurnya vegetasi di tempat pesawat alien itu mendarat.

Selain itu, efek elektromagnetik dari UFO telah menyebabkan mesin perahu mati secara tiba-tiba. Sementara komponen listrik perahu, seperti alternator, mengalami kerusakan akibat terbakar.

Sayangnya, dari pemeriksaan terhadap sampel tanah di mana UFO itu mendarat, tidak ditemukan keanehan pada tingkat keasamannya.

Namun, dari uji penanaman benih di tanah bekas pendaratan UFO tersebut terjadi hal yang luar biasa.

Benih tersebut bisa tumbuh dengan cepat dan mudah dibandingkan dengan yang ditanam di luar lingkaran bekas UFO itu mendarat.

Laporan INFA juga menyebutkan bahwa masing-masing kaki UFO memiliki berat 25 kilogram. Namun para peneliti meyakini beratnya lebih dari itu.

Jadi sudah jelas bahwa jejak di pulau tersebut bukan berasal dari helikopter atau pesawat terbang biasa.

Penampakan UFO di Brasil ini dianggap sebagai pertemuan jarak dekat paling fenomenal karena disertai bukti bekas pendaratan.

” Diterbitkan dalam bahasa Inggris untuk pertama kalinya, salah satu peneliti UFO terkemuka Brasil, Thiago Thichetti, mengungkapkan semuanya. Jika Anda mengira telah mendengar semua tentang pertemuan UFO, pikirkan lagi,” kata Philip Mantle, pemerhati UFO dari Flying Disk Press.

Sumber: Mirror Online

Foto: Cascadenews.co.uk

print

You may also like...