Apple dilaporkan telah memecat sejumlah karyawannya dari divisi Fitness+. Hal ini mereka lakukan setelah mengevaluasi masa depan dari layanan berlangganan tersebut.
Pemecatan ini terjadi pada minggu lalu. Orang-orang yang terdampak terlibat pada pengembang fitur audio Fitness+, termasuk fitur Time to Walk dan Time to Run. Fitur-fitur itu dapat diakses pengguna Apple Watch dan digunakan tanpa harus menonton video.

Laporan ini mencatat bahwa perilisan audio baru diperkirakan akan menjadi lebih jarang. Hal itu akan tetap terjadi meskipun fitur-fitur yang dimaksud tidak dihentikan untuk saat ini.
Keputusan Apple melakukan PHK juga mengindikasikan perubahan besar di masa mendatang untuk layanan Fitness+. Dikabarkan kalau pemecatan ini merupakan tanda awal dari pemangkasan biaya dan perubahan struktural yang lebih substansial dalam beberapa bulan dan tahun mendatang.
Apple memang telah mengevaluasi bagaimana sepak terjang layanannya itu sejak awal 2026. Mereka mengatakan kalau layanan ini bersaing dengan platform seperti Peloton.
Dijelaskan bahwa salah satu arah yang potensial adalah integrasi yang lebih dalam terhadap Fitness+ dengan aplikasi Kesehatan milik Apple. Mereka pun sudah mempersiapkan desain ulang besar-besaran untuk aplikasi Kesehatan, termasuk konten video yang menjelaskan topik ini ke para penggunanya.
Perlu diketahui bahwa PHK yang menyasar para karyawan Fitness+ merupakan gelombang kedua. Sebelumnya Apple sudah melakukan hal serupa pada Agustus, yang pada akhirnya mempengaruhi lebih dari 200 posisi di perusahaannya.
Menurut TechCruch, sekitar 100 orang kena PHK dari tim Vision Pro. Untuk pengurangan lainnya memengaruhi tim yang mengerjakan Siri dan Intelligent Systems Experience, yang berfokus pada integrasi AI ke dalam perangkat, dikutip deitkINET dari Trenforce, Selasa (29/2026).
Sumber: detik.com














