Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Kabar Bogor

Aksi Geulis Dinkes Raih Penghargaan Internasional INA TIME 2023

badge-check


					Aksi Geulis Dinkes Raih Penghargaan Internasional INA TIME 2023 Perbesar

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggelar Koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor Screening TBC dan Sosialisasi  Aksi Geulis (Akselerasi Gerakan Eliminasi Tuberkulosis) di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (4/9/2023).

Aksi Geulis merupakan inovasi dari Dinkes Kota Bogor. Gerakan ini dilakukan bersama dengan stakeholder mulai dari Puskesmas, Kelurahan, Kecamatan dan OPD terkait dengan memanfaatkan informasi berupa aplikasi pemetaan Tuberkulosis guna membantu pelacakan dan pemantauan TBC.

“Alhamdulillah Aksi Geulis baru saja mendapatkan penghargaan di ajang Indonesia  Tuberculosis International Meeting (INA-TIME) 2023,” ujar Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Retno sapaan akrabnya mengatakan, sosialisasi Aksi Geulis ini digelar sebagai upaya menekan angka kasus TB di Kota Bogor yang pada 2022 naik menjadi 200 persen dan kasus TB anak naik menjadi 300 persen. Terdapat lima inovasi yang terdapat pada Aksi Geulis.  

Pertama, membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) TBC Kota Bogor ini salah satu strategi dan wujud komitmen dari Pemkot Bogor. Kedua, membentuk tim percepatan eliminasi TBC dari lintas sektor, lintas program dan fasyankes. Ketiga, membuat aplikasi si Geulis.

“Aplikasi ini memetakan penderita Tuberkulosis dalam hal pelacakan, pemantauan dan faktor risiko. Keempat, mengaktifkan RW siaga dan kelima, menyediakan RS rujukan TB resisten obat yakni RSUD Kota Bogor,” jelasnya.

Ia melanjutkan, banyak perubahan yang terjadi setelah intervensi dengan proyek perubahan Aksi Geulis di Kota Bogor yang dapat memberikan kontribusi langsung terhadap reformasi birokrasi tematik. Mulai dari menurunkan risiko penularan kasus TBC sensitive obat maupun TBC resisten obat, menurun risiko stunting pada anak balita, efisiensi waktu dan biaya rujukan dan efisiensi biaya pengelolaan program.

“Aksi Geulis memudahkan pelacakan kontak, melakukan pemantauan dan mengetahui data penderita pasien TB di setiap wilayah alias berdasarkan zonasi, bisa diakses secara real time dan bisa dilakukan intervensi langsung kepada pasien,” katanya.adv

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kemenko Kumham Imipas Apresiasi Capaian Reformasi Hukum di Kota Bogor

5 November 2026 - 14:41 WIB

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Trending on Kabar Bogor