Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Bogor

Meresahkan Masyarakat, Aksi Anarkis Geng Motor Jadi Sorotan BBRP

badge-check


					Ketua Umum BBRP menunjukan barang bukti senjata tajam yang berhasil diamankan dari aksi tawuran geng motor beberapa waktu lalu Perbesar

Ketua Umum BBRP menunjukan barang bukti senjata tajam yang berhasil diamankan dari aksi tawuran geng motor beberapa waktu lalu

Aksi tawuran antar anak muda bermotor hingga memakan korban, mendapat perhatian serius ormas Barisan Benteng Raya Pajajaran (BBRP) Kota dan Kabupaten Bogor. Akhir pekan kemarin, pengurus dan ratusan anggota BBRP berkumpul di kediaman Sekjen DPP BBRP H Cecep di Jalan Kedung halang (arah karadenan) Bogor untuk membahas permasalahan yang sudah meresahkan masyarakat tersebut.

Menurut Ketua Umum BBRP, Atma Wirya, tindakan anarkis yang sering dilakukan geng motor sudah masuk tindakan kriminal. “Walau mereka masih tergolong anak sekolah atau di bawah umur, tapi tindakannya sudah sangat meresahkan masyarakat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka BBRP melakukan antisipasi dengan memberikan shock therapy,” kata Atma kepada kabaronline.

Wakil Ketua Umum BBRP Faiz menambahkan, sebagai mitra strategis aparat keamanan dan mitra romantis masyarakat, BBRP tidak bisa berpangku tangan saja melihat tindakan meresahkan tersebut.

“Sebagai bentuk shock therapy kita yaitu, kami terjunkan ribuan anggota kami, di wilayah atau zona masing-masing untuk siaga dan memantau serta berkoordinasi dengan aparat hukum setempat,” kata Faiz.

Sementara itu Sekjend DPP BBRP H Cecep menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya dibantu warga berhasil membubarkan tawuran dan mengamankan beberapa senjata tajam dari geng motor. “Waktu itu ada tawuran di depan rumah saya, ada sekitar 30 orang. Bahkan orang yang sedang tadarusan di Masjid pun diajak berkelahi. Kami melapor ke polisi dan tidak main hakim sendiri, karena kami sadar kami bukan pihak berwenang. Kalau pun kami tangkap pelaku tawuran , kami serahkan ke polisi,” ujar Cecep.

Menanggapi hal tersebut Kapolres Bogor Kota, AKBP Andi Herindra menghimbau, masyarakat maupun ormas untuk tidak melakukan aksi main hakim sendiri apalagi anarkis, sweeping dan apapun bentuknya yang melanggar hukum.

“Jika ada kejadian segeralah lapor ke aparat setempat. Mari kita bangun komunikasi yang baik agar bisa segera direspon. Yang pasti kapanpun kita selalu siap siaga. Saya berterimakasih kepada BBRP atas kepeduliannya. Alhamdulilah hikmah dari pertemuan ini, kita jadi menjalin silaturahmi yang baik, dan semoga ke depan kita bisa bersinergi, berkomunikasi, berkordinasi dan saling membantu,” kata Andi. #Yudi Budiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor

17 March 2026 - 10:24 WIB

Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim

13 March 2026 - 09:55 WIB

Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas

12 March 2026 - 20:55 WIB

Kwarran Bogor Barat Gelar Ramadan Fest 2026

12 March 2026 - 11:27 WIB

Balkot Ramadan Festival 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota

12 March 2026 - 10:36 WIB

Trending on Kabar Bogor