Menu ✖

Dark Mode
Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja 14 Kemantren, Petugas Kebersihan, Sanggar Luar Daerah Meriahkan WJNC 2026 Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini

Kabar Dunia

Ada Ulat di Makanan, IKEA Didenda 2,1 Juta

badge-check


					Ada Ulat di Makanan, IKEA Didenda 2,1 Juta Perbesar

TOKO funitur dan peralatan rumah tangga IKEA cabang India didenda setelah seorang pelanggan menemukan ada ulat di dalam makanan yang ia pesan di salah satu restoran toko itu.

Kejadian bermula ketika seorang pria bernama Abeed Mohammad mencuitkan pengalaman buruknya itu di akun Twitter pribadinya @abeedmohammed9, demikian dikutip dari laman BBC, (5/9/2018).

Dalam cuitannya, Abeed mengkritik sajian yang ia beli di salah satu restoran resmi yang ada di dalam bangunan IKEA tersebut.

Menanggapi hal ini, raksasa furnitur dari Swedia menyampaikan penyesalan atas kejadian tersebut. Sebab, mereka baru membuka IKEA pertama kalinya di India pada Agustus lalu.

Cuitan yang disampaikan oleh Abeed Mohammad ini lalu viral dan jadi bahan perbincangan di media sosial.

Untuk itu, pihak IKEA langsung mendorong tim-nya melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel makanan yang dijual di toko tersebut.

Setelah penyidikan berlangsung, pihak IKEA dikenakan denda atas keteledoran ini. Pihak berwajib menjatuhkan denda uang sebesar US$ 141 atau setara dengan Rp 2,1 juta.

“Ada ulat di hidangan makanan. Manajemen IKEA telah mengakui bahwa ada masalah kebersihan dan kesehatan yang serius,” kata pihak berwajib itu.

IKEA menjadi salah satu perusahaan yang menempati posisi teratas brand atau merk yang paling terkenal di dunia.

Peringkat ini dikeluarkan oleh situs bisnis Forbes yang merilis 20 brand yang dinilai paling memiliki ikatan emosional bagi para konsumennya.

Survey tersebut merupakan hasil kerjasama dengan lembaga pemeringkat, Havas Media yang mengukur brand apa saja yang dinilai memiliki penilaian lebih dari konsumen berdasarkan pengaruh dari sejarah, ekonomi, kesehatan sampai dengan lingkungan hidup.

Brand yang melekat di hati konsumen untuk urutan pertama ditempati oleh IKEA yang dinilai memiliki andil dalam perkembangan industri ritel kebutuhan properti rumah tangga. Perusahaan yang berdiri di Swedia ini terus mengalami perkembangan yang pesat, dan menjadi pemimpin pasar di lingkup bisnisnya.

Bagi para konsumen, IKEA telah berhasil menyediakan produk-produk yang cukup lengkap dengan inovasi-inovasi yang terus berkembang.

****

Sumber : liputan6

Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia