Menu

Dark Mode
ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa?

Kabar Bogor

Ayam Bekisar Harus Diakui Pemerintah

badge-check


					Ayam Bekisar Harus Diakui Pemerintah Perbesar

image

Meski menjadi ayam asli Indonesia warisan leluhur, ayam bekisar belum mendapat pengakuan pemerintah melalui surat keputusan. Padahal, ada kemungkinan ayam asli Indonesia ini nantinya diklaim oleh negara lain.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Lomba Ayam Bekisar Nasional, Maria Ulfa di sela-sela kontes ayam bekisar nasional di Kampus IPB Baranangsiang, Kota Bogor, Minggu (15/11/2015). “Kami mengusulkan agar ayam bekisar menjadi plasma nutfah Indonesia karena selama ini ayam bekisar belum diakui secara resmi menjadi ayam warisan leluhur kita,” kata Maria.

Menurut dia, di Indonesia ada 4 jenis ayam pesuara yakni pelung, ketawa, bekisar, dan kukuak belengek. Ayam bekisar merupakan ayam pesuara tertua yang terbentuk di Indonesia. Namun, hanya ayam bekisar yang belum mendapat pengakuan secara resmi.

“Ayam bekisar ini tidak bisa dikawinkan untuk mendapatkan keturunan. Makanya sangat unik dan jarang. Kalau suatu saat nanti diakui oleh negara lain, kan, sayang,” ucap Maria. Ayam bekisar merupakan persilangan antara ayam hutan hijau jantan dan ayam lokal/kampung betina. Untuk memperoleh ayam hutan, peternak harus berburu di hutan pada awalnya.

Hanya saja, saat ini sejumlah peternak telah berhasil menangkarkan ayam hutan hijau. Hal ini menjadi salah satu upaya mengurangi perburuan ayam hutan hijau di alam liar. “Kalau ayam hutan punah, ya sudah, selesai juga generasi ayam bekisar,” tutur Maria.

Ayam hutan sendiri tersebar di Pulau Jawa, Madura dan sebagian Indonesia timur. Hanya saja, saat ini ayam bekisar lebih banyak dikembangbiakkan di wilayah Jateng, Jatim, Madura, dan Bali. “Di Jabar seharusnya juga ada, tapi tidak seterkenal di Jateng dan Jatim,” tambah Maria.

Sementara, salah seorang penghobi aam bekisar, Adri Fadrian mengatakan untuk mendapatkan bekisar dengan kualitas suara baik tidak mudah. “Kontas ayam bekisar di Jabodetabek baru kali ini. Salah satunya karena belum banyak orang yang tahu kelebihan ayam bekisar,” kata Adri.

Padahal, penangkaran ayam bekisar bisa menjadi penopang perekonomian peternakan yang sempat patah semangat. Harga ayam bekisar yang sudah jadi bisa mencapai di atas Rp 10 juta. (Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

4 February 2026 - 19:58 WIB

Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor

4 February 2026 - 19:38 WIB

Buper Pramuka Kota Bogor Segera Difungsikan

1 February 2026 - 15:53 WIB

Pesan Ketua Kwarcab Kota Bogor di Rakerran Bogor Barat, Tentukan Arah Menuju Pramuka Maju dan Bermaslahat

31 January 2026 - 17:32 WIB

Trending on Kabar Bogor