Menu ✖

Dark Mode
Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Melaju, Capai 79 Persen Kisah Rui Pinto, Hacker yang Bocorkan Skandal Finansial Manchester City

Kabar Lifestyle

Kisah Rui Pinto, Hacker yang Bocorkan Skandal Finansial Manchester City

badge-check


					Rui Pinto. (Foto: Photo by FERENC ISZA / AFP) Perbesar

Rui Pinto. (Foto: Photo by FERENC ISZA / AFP)

Siapa sangka, seorang mahasiswa jurusan sejarah yang belajar peretasan secara otodidak mampu mengguncang industri sepak bola dunia.
Sosok tersebut adalah Rui Pinto, peretas di balik situs fenomenal Football Leaks yang berulang kali membongkar rahasia paling kelam milik para pemain bintang, agen, hingga klub raksasa Eropa.

Peretas Otodidak di Balik ‘Football Leaks’
Petualangan Rui Pinto bermula pada tahun 2015. Menggunakan nama samaran John, pria asal Portugal yang saat itu tengah mengenyam pendidikan di Budapest tersebut mulai membocorkan puluhan juta dokumen rahasia ke dunia maya.

Aksinya tercatat sebagai peretasan paling berpengaruh dalam sejarah olahraga:

  • 70 Juta Dokumen Rahasia: Pinto berhasil meretas dan mengunduh lebih dari 70 juta berkas berisi kontrak pemain, kesepakatan agen, struktur rekening offshore, hingga skema manipulasi pajak bintang dunia seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
  • Membongkar Skandal Dunia: Bocoran dokumen Pinto memicu dibukanya kembali kasus dugaan kekerasan seksual Ronaldo di Las Vegas, sanksi larangan tanding klub Twente akibat skema dana investasi Doyen Sports, hingga pengusutan korupsi politik Luanda Leaks di Angola.
  • Rekam Jejak Hukum & Informan: Pada 2019, Pinto ditangkap di Budapest dan diekstradisi ke Portugal. Meski dijatuhi hukuman percobaan 4 tahun atas tuduhan peretasan dan percobaan pemerasan terhadap Doyen Sports, Pinto memilih bekerja sama dengan otoritas hukum pada 2020 dengan menyerahkan arsip data terenkripsi dan masuk ke dalam program perlindungan saksi negara.

Bocoran Email yang Meruntuhkan Manchester City
Di antara jutaan dokumen yang diunduh Pinto, bocoran email internal Manchester City yang dipublikasikan media Jerman Der Spiegel pada 2018 menjadi karya terbesarnya yang paling berdampak sistemik.

Bocoran peretasan tersebut menjadi pintu masuk pengusutan panjang bagi The Cityzens:

  • Manipulasi Finansial £900 Juta: Email yang diretas Pinto membongkar skema sponsorship fiktif, di mana pemilik klub secara rahasia menyuntikkan dana pribadi berkedok pendapatan komersial guna mengelabui aturan Financial Fair Play.
  • Vonis Sejarah Liga Inggris: Berdasarkan bukti awal peretasan tersebut, Komisi Independen Liga Inggris pada 29 September 2026 secara resmi menyatakan Manchester City bersalah atas pelanggaran keuangan berat selama 9 musim (2009/2010-2017/2018) dengan dampak laporan keuangan melebihi £900 juta (sekitar Rp 18,3 triliun).

Perlindungan Dicabut, Berjuang Hadapi Ancaman Pembunuhan

Ironisnya, keberhasilan Pinto membongkar skandal keuangan Manchester City justru mengancam keselamatan jiwanya. Hanya selang beberapa jam setelah vonis bersalah Man City diumumkan pada 30 September 2026, Komisi Perlindungan Saksi Portugal secara mengejutkan menghentikan seluruh pengawalan polisi dan fasilitas rumah aman bagi Pinto terhitung mulai 10 Oktober 2026.

Menghadapi gelombang ancaman pembunuhan (death threats) dan risiko pembunuhan berencana dari pihak-pihak yang dirugikan, Pinto kini menggalang dana sebesar 3 juta euro (sekitar Rp 51,5 miliar) via GoFundMe untuk membiayai pelariannya ke lokasi rahasia serta menyewa tim keamanan swasta independen.

“Hanya beberapa jam setelah putusan resmi kesalahan Manchester City, pemerintah secara sengaja menempatkan saya dalam situasi yang mengancam jiwa dengan mencabut perlindungan saksi. Saya tidak punya pilihan selain berpindah ke lokasi rahasia. Namun satu hal yang pasti: perjuangan membongkar kecurangan ini tidak akan berhenti,” tegas Rui Pinto.

Meski otoritas Portugal membantah pencabutan ini terkait langsung dengan kasus Manchester City, Pinto meyakini ada tekanan besar di balik pencabutan hak perlindungan hukumnya tersebut, demikian dikutip detikINET dari Dailysports, Rabu (7/10/2026).

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pencarian Bergeser ke AI, Ini 6 Pakar AI Visibility-GEO yang Perlu Dikenal

7 October 2026 - 20:20 WIB

Prancis Muncul di Tengah Pertarungan Sengit Amerika dan China

7 October 2026 - 20:16 WIB

Bukan HP, Nokia Punya Sumber Duit Baru yang Laku Keras (Foto: REUTERS/Yves Herman)

7 October 2026 - 20:12 WIB

Pemilik Perusahaan Ini Wajib Lapor Presiden Sebelum ke Luar Negeri

7 October 2026 - 20:09 WIB

Awas Ketahuan, Kerja Pakai ChatGPT Sekarang Tandanya Terlihat Jelas

7 October 2026 - 20:02 WIB

Trending on Kabar Lifestyle