Menu ✖

Dark Mode
Tanah Sareal Bakal Ditiru Pakistan Respons Tak Terduga China Setelah Trump Tiba-Tiba Rombak Nama AI Tergerus AI, Deret Jurusan Ini Dihapus dari Kampus-kampus China Astronom Temukan Bukti Matahari Pernah Makan Planet di Awal Tata Surya Manta Impact Bond Disiapkan untuk Lindungi Pari Manta Raja Ampat Pemuda Ajaib Alexandr Wang Lesatkan Nilai Meta Rp 4.191 Triliun

Kabar Lifestyle

Potensi Asap Karhutla Kalimantan Sampai Pulau Jawa, Bakal Berkabut?

badge-check


					Kabut asap dengan tingkat kepadatan sedang hingga pekat 
teramati di berbagai wilayah Kalimantan serta wilayah selatan dan 
tengah Sumatra. (Foto: BMKG & ASEAN Specialised Meteorological 
Centre (ASMC)) Perbesar

Kabut asap dengan tingkat kepadatan sedang hingga pekat teramati di berbagai wilayah Kalimantan serta wilayah selatan dan tengah Sumatra. (Foto: BMKG & ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC))

Viral di media sosial, angin membuat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan menuju ke Pulau Jawa. “JUST IN: Saat ini pergerakan asap Karhutla Kalimatan bergerak menuju Pulau Jawa. Sebagian Laut Jawa mulai tertutup awan,” kata netizen sembari membagikan video seperti kabut yang bergerak dari arah Pulau Borneo.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun menjelaskan soal potensi asap karhutla Kalimantan masuk ke Pulau Jawa. Kepada detikINET, Senin (28/9/2026), Plh. Direktur Meteorologi Publik Ida Pramuwardani memberikan keterangannya.

“Berdasarkan pengamatan satelit cuaca (Himawari dan Sentinel-5P), sebaran asap yang bersumber dari daratan Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan meluas hingga perairan selatan Pulau Kalimantan (memanjang ke arah perairan Bangka Belitung),” terang Ida.

Pengamatan udara atas menggunakan sensor radiosonde (balon cuaca) menunjukkan bahwa lapisan batas atmosfer (Planetary Boundary Layer) — yakni lapisan udara bawah yang berinteraksi langsung dengan permukaan Bumi — mampu menampung pencampuran aerosol/asap hingga ketinggian 2-3 kilometer secara vertikal (pada tekanan udara di bawah 850 mb).

“Artinya, partikel asap dan aerosol terperangkap serta terlarut cukup tinggi di atmosfer bawah. Namun hingga saat ini, belum ada Pilot Report (PIREP) yang melaporkan paparan asap pada ketinggian jelajah pesawat terbang (30.000-40.000 feet / 9-12 km) di sepanjang wilayah Laut Jawa,” imbuhnya.

Lebih lanjut, belum teramati daerah atau provinsi spesifik di Pulau Jawa yang terpapar langsung oleh asap dari Kalimantan. Tidak tercatat data kuantitatif mengenai besarnya perubahan indeks kualitas udara di area Jawa.

“Tidak terdapat data kuantitatif mengenai besarnya perubahan Indeks Kualitas Udara (AQI/PM2.5) khusus akibat paparan asap karhutla Kalimantan di wilayah Jawa,” tegasnya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Respons Tak Terduga China Setelah Trump Tiba-Tiba Rombak Nama AI

28 September 2026 - 13:34 WIB

Tergerus AI, Deret Jurusan Ini Dihapus dari Kampus-kampus China

28 September 2026 - 13:29 WIB

Astronom Temukan Bukti Matahari Pernah Makan Planet di Awal Tata Surya

28 September 2026 - 13:25 WIB

Manta Impact Bond Disiapkan untuk Lindungi Pari Manta Raja Ampat

28 September 2026 - 12:54 WIB

Pemuda Ajaib Alexandr Wang Lesatkan Nilai Meta Rp 4.191 Triliun

28 September 2026 - 12:48 WIB

Trending on Kabar Lifestyle