Menu ✖

Dark Mode
Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja 14 Kemantren, Petugas Kebersihan, Sanggar Luar Daerah Meriahkan WJNC 2026 Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum Kota Bogor Optimis Raih 100 Medali Emas Dalam Ajang Porprov XV Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini

Kabar Lifestyle

200 BTS Alami Gangguan Akibat Gempa NTT, Pemulihan Dikebut

badge-check


					Ilustrasi. Gempa M7 di NTT berdampak pada 200 BTS. Komdigi memastikan 
pemulihan jaringan telekomunikasi terus dilakukan bersama operator seluler. 
(Foto: via REUTERS/BASARNAS)
Perbesar

Ilustrasi. Gempa M7 di NTT berdampak pada 200 BTS. Komdigi memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi terus dilakukan bersama operator seluler. (Foto: via REUTERS/BASARNAS)

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap layanan tiga operator seluler yakni Telkomsel, Indosat, dan XLSmart, ikut terdampak gempa magnitudo 7 yang mengguncang Nagakeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dirjen Infrastruktur Digital Komdigi Wayan Toni Supriyanto mengatakan pihaknya memastikan pemantauan dan pemulihan jaringan telekomunikasi terus dilakukan bersama para operator seluler.

Menurut dia, berdasarkan pemantauan operator telekomunikasi melalui dashboard monitoring hingga pukul 07.00 WIB, sebanyak 200 site atau BTS teridentifikasi mengalami gangguan yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di NTT.

“Sebanyak 16,35 persen BTS di wilayah yang teridentifikasi terdampak mengalami gangguan. Komdigi terus memantau kondisi jaringan dan berkoordinasi langsung dengan operator seluler untuk memastikan gangguan dapat segera ditangani,” kata Wayan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/8).

Ia mengatakan keselamatan petugas dan akses publik terhadap akses telekomunikasi menjadi pertimbangan utama dalam proses pemeriksaan dan pemulihan di lapangan.

Dari hasil pemantauan sementara, tiga operator seluler, terkonfirmasi mengalami dampak pada jaringan di sejumlah wilayah. Pada jaringan Telkomsel, sejumlah BTS mengalami gangguan akibat terganggunya pasokan listrik di wilayah terdampak.

XLsmart juga melaporkan gangguan layanan, terutama di area yang berdekatan dengan pusat gempa. Sementara itu, Indosat masih melakukan pemantauan intensif melalui tim teknis.

Selain gangguan pasokan listrik, koordinasi dengan operator telekomunikasi menunjukkan gangguan pada jaringan transmisi sebagai dampak gempa bumi. Berikut rinciannya:

  • Kabupaten Sikka: 51 site/BTS terdampak dari 192 BTS eksisting atau 26,56%;
  • Kabupaten Ende: 31 site/BTS terdampak dari 118 BTS eksisting atau 26,27%;
  • Kabupaten Flores Timur: 26 site/BTS terdampak dari 161 BTS eksisting atau 16,15%;
  • Kabupaten Manggarai: 22 site/BTS terdampak dari 150 BTS eksisting atau 14,67%;
  • Kabupaten Manggarai Barat: 17 site/BTS terdampak dari 141 BTS eksisting atau 12,06%;
  • Kabupaten Manggarai Timur: 16 site/BTS terdampak dari 80 BTS eksisting atau 20,00%;
  • Kabupaten Ngada: 13 site/BTS terdampak dari 101 BTS eksisting atau 12,87%;
  • Kabupaten Nagekeo: 11 site/BTS terdampak dari 73 BTS eksisting atau 15,07%;
  • Kabupaten Lembata: 10 site/BTS terdampak dari 73 BTS eksisting atau 13,70%; dan
  • Kabupaten Timor Tengah Utara: 3 site/BTS terdampak dari 134 BTS eksisting atau 2,24%.

Menurut data Komdigi, BTS terdampak paling banyak berada di Kabupaten Sikka sebanyak 51 site, diikuti Kabupaten Ende sebanyak 31 site dan Kabupaten Flores Timur sebanyak 26 site.

Hingga pukul 07.00, terdapat 200 site terdampak bencana gempa dan sedang dalam proses pemulihan.

Tim Pemantauan Telekomunikasi (PMT) Komdigi terus memperbarui kondisi jaringan. Pemantauan juga dilakukan bersama Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR), pemerintah daerah, dan para penyelenggara telekomunikasi.

“Kondisi jaringan sangat dinamis setelah terjadi bencana. Karena itu, data terus kami perbarui berdasarkan laporan operator dan hasil pemantauan di lapangan. Begitu kondisi memungkinkan, penanganan teknis akan dilakukan pada site yang mengalami gangguan,” ujar Wayan.

Komdigi mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti informasi serta arahan resmi BMKG, pemerintah daerah, dan lembaga penanganan bencana.

Perkembangan kondisi jaringan dan proses pemulihan layanan telekomunikasi akan terus dipantau secara berkala dan diperbarui sesuai situasi di lapangan.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

14 Kemantren, Petugas Kebersihan, Sanggar Luar Daerah Meriahkan WJNC 2026

8 October 2026 - 11:44 WIB

Kisah Rui Pinto, Hacker yang Bocorkan Skandal Finansial Manchester City

7 October 2026 - 20:26 WIB

Pencarian Bergeser ke AI, Ini 6 Pakar AI Visibility-GEO yang Perlu Dikenal

7 October 2026 - 20:20 WIB

Prancis Muncul di Tengah Pertarungan Sengit Amerika dan China

7 October 2026 - 20:16 WIB

Bukan HP, Nokia Punya Sumber Duit Baru yang Laku Keras (Foto: REUTERS/Yves Herman)

7 October 2026 - 20:12 WIB

Trending on Kabar Lifestyle