Menu

Dark Mode
Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut Mumi Cile Buktikan Bangsa Eropa Bawa Cacar Mematikan ke Amerika Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain Ilmuwan Makin Lirik Hiu untuk Pertajam Prediksi Badai

Kabar Bogor

Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik

badge-check


					Kabag Hukum Pemkot Bogor alma wiratma. (foto: ist) Perbesar

Kabag Hukum Pemkot Bogor alma wiratma. (foto: ist)

Kota Bogor – ​Dugaan tindak pidana pencemaran nama baik diadukan Kepala Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor, Alma Wiranta, ke Polresta Bogor Kota, Sabtu (8/8/2026).

Dalam Surat Penerimaan Pengaduan Nomor: B/08/VIII/2026 tanggal 08 Agustus 2026 tersebut, ​Alma mengadukan  pria berinisial Ir atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik di media sosial, WhatsApp dan disebarkan langsung ke jajaran pimpinan eksekutif serta legislatif Kota Bogor  dan pihak lainnya melalui whatsapp.

Menurut Alma, diduga terlapor sengaja menyebarkan narasi tendensius menyerang kehormatan dirinya dengan menyatakan adanya persetubuhan dengan perempuan inisial IW secara vulgar sebagaimana release yang dibuat terlapor.

​”Saya menduga tindakan Ir memiliki maksud tertentu. Kapasitas serta hubungannya dengan perempuan berinisial IW perlu didalami lebih lanjut, sehingga motif terlapor dapat terungkap” ujar Alma Wiranta, Sabtu (8/8/2026).

​Alma juga menduga pencemaran nama baik ini dilakukan terlapor untuk merusak kehormatan dan marwah institusi serta harkat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bogor.

​”Unggahan dan narasi yang disebarkan terlapor telah menghakimi nama baik saya, menyerang pribadi, sekaligus merusak citra lembaga Pemkot Bogor dan para pimpinannya. Tindakan tersebut jelas memenuhi unsur pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam Pasal 27A UU ITE dan Pasal 434 KUHP. Saya telah mengumpulkan bukti-bukti dan melaporkanya ke Polresta,” tegas Alma.

Alma mengaku, dirinya sangat terbuka terhadap kritik yang membangun. Namun jika kritik tersebut berganti menjadi fitnah, hoaks dan ujaran kebencian yang serius, apalagi pencemaran nama baik, maka langkah hukum menjadi jalur tegas yang harus diambil agar tidak terjadi lagi hal yang sama.

​”Saya melakukan langkah ini untuk memberikan efek jera kepada terlapor, agar paham ini negara hukum. Kebebasan mengekspresikan pendapat maupun pers memang dijamin, tetapi tetap ada kode etik dan batasan. Jangan sampai kebebasan tersebut justru merusak nama baik seseorang maupun lembaga, sebagaimana delik aduan di pasal 433 KUHP, dengan perkataan kalau tidak dikonfirmasi langsung disebarkan ke media, ini ada unsur ancaman terhadap pelapor,” pungkasnya.

Terkait dilaporkannya ke Polresta atas dugaan pencemaran nama baik, Ketua Barisan Monitoring Hukum, Irianto mengatakan,  itu hak semua orang. Dan terkait press realease yang dibuatnya dan dipermasalahkan Alma, Irianto mengaku memiliki dasarnya.

“Silahkan itu haknya, saya juga ada dasar sebelum membuat rilis,” katanya.

Irianto juga meminta Alma menjelaskan apa yang dilaporkannya, diajukan ke mana, dan statusnya apa.

“Nomor registrasi B/08/VIII/2026 yang ditampilkan belum menjelaskan bahwa itu merupakan Laporan Polisi. Jadi media perlu memastikan juga status dokumennya, agar pemberitaan tidak menimbulkan persepsi seolah-olah perkara pidana sudah berjalan. Boleh disebut laporan, tapi perlu jelas laporan apa dan statusnya apa. Laporan Polisi (LP), Laporan Informasi (LI), dan Pengaduan Masyarakat (Dumas) memiliki mekanisme dan konsekuensi hukum yang berbeda. Nomor B/08/VIII/2026 yang ditampilkan juga belum menunjukkan bahwa itu merupakan LP. Jadi mohon media memastikan terlebih dahulu jenis dan status dokumennya agar pemberitaan tidak menimbulkan persepsi yang keliru,” jelas Irianto. AH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan

9 August 2026 - 19:27 WIB

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Trending on Kabar Bogor