Menu

Dark Mode
Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia? AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital? China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global TikTok Sepakat Bayar ‘Uang Damai’ Rp7 Triliun ke Pemerintah AS

Kabar Lifestyle

Pantau Bencana, China dan Negara Asia Tengah Bangun Konstelasi Satelit

badge-check


					Ilustrasi. China dan sejumlah negara Asia Tengah menandatangani perjanjian 
kerja sama pembuatan konstelasi satelit untuk memantau bencana. (Foto: 
AFP PHOTO / CNES) Perbesar

Ilustrasi. China dan sejumlah negara Asia Tengah menandatangani perjanjian kerja sama pembuatan konstelasi satelit untuk memantau bencana. (Foto: AFP PHOTO / CNES)

China bersama sejumlah negara Asia Tengah menandatangani perjanjian kerja sama teknologi. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan konstelasi satelit berupa jaringan pemantauan berbasis ruang angkasa guna berbagi data penginderaan jauh.

Salah satu kegunaannya, untuk menangani berbagai ancaman geologis yang sama-sama dialami, seperti gempa bumi, hama pertanian, hingga banjir akibat pencairan gletser.

Kesepakatan itu ditandatangani pada Kamis (25/6) dalam gelaran China-Eurasia Expo ke-9 yang sedang berlangsung di Urumqi, Ibu Kota Daerah Otonom Uygur Xinjiang di China bagian barat laut, seperti dilaporkan Anadolu Agency.

Sejumlah ilmuwan dari Kazakhstan, Uzbekistan, dan Tajikistan hadir dalam upacara penandatanganan tersebut. Mereka menyatakan optimisme bahwa proyek bersama ini akan membawa manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.

Jaringan pemantauan berbasis ruang angkasa itu diberi nama “Tianwu Constellation” dan akan dimulai dengan sistem awal yang terdiri atas lima satelit.

Kesepakatan itu ditandatangani pada Kamis (25/6) dalam gelaran China-Eurasia Expo ke-9 yang sedang berlangsung di Urumqi, Ibu Kota Daerah Otonom Uygur Xinjiang di China bagian barat laut, seperti dilaporkan Anadolu Agency.

Sejumlah ilmuwan dari Kazakhstan, Uzbekistan, dan Tajikistan hadir dalam upacara penandatanganan tersebut. Mereka menyatakan optimisme bahwa proyek bersama ini akan membawa manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.

Jaringan pemantauan berbasis ruang angkasa itu diberi nama “Tianwu Constellation” dan akan dimulai dengan sistem awal yang terdiri atas lima satelit.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia?

23 August 2026 - 23:54 WIB

AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital?

23 August 2026 - 23:51 WIB

China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air

23 August 2026 - 23:43 WIB

Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt

23 August 2026 - 23:35 WIB

Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global

23 August 2026 - 23:25 WIB

Trending on Kabar Lifestyle