Menu

Dark Mode
Belajar dari Spanyol, Bekas Tambang Raksasa Disulap Jadi Danau Karyawan OpenAI Mengeluh Kerjanya Makin Berat Gara-gara AI Teori Baru di Balik Karamnya Kapal Batavia Andalan VOC Taiwan Kena Serangan Siber Abnormal, China Diduga Dalangnya Anthropic Bakal Kasih Watermark Teks dan File Buatan Claude AI Studi Sebut Super El Nino Bisa Bikin Laut Makin Tinggi

Kabar Lifestyle

Iran Kena Serangan Siber Israel, ATM dan M-Banking Jadi Korban

badge-check


					Serangan siber Israel melumpuhkan layanan perbankan di Iran, termasuk 
Bank Melli dan Saderat. (Foto: iStockphoto)
Perbesar

Serangan siber Israel melumpuhkan layanan perbankan di Iran, termasuk Bank Melli dan Saderat. (Foto: iStockphoto)

Iran kembali mendapat serangan siber dari Israel. Kali ini, serangan tersebut menyasar bank-bank yang memiliki kaitan dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), hingga melumpuhkan layanan perbankan di Iran.

Informatics Services Corporation mengungkap bahwa serangan siber itu mengganggu layanan perbankan berbasis kartu di Bank Melli, Bank Saderat, dan Bank Tejerat. Serangan ini memicu penangguhan sementara seluruh operasi terkait kartu di ketiga bank tersebut.

Menurut laporan Reuters pada Rabu (24/6), saat ini tim keamanan siber sedang berupaya memulihkan operasi agar kembali normal.

Kepala hubungan masyarakat perusahaan tersebut mengatakan bahwa layanan ATM, EDC, dan aplikasi mobile banking yang terhubung dengan sistem kartu semuanya terdampak.

Sebelumnya, gangguan layanan perbankan akibat serangan ini juga terjadi pada 14 Juni di beberapa bank besar, termasuk Melli, Saderat, Tejarat, dan Export Development Bank of Iran. Menurut Dewan Koordinasi Perbankan Iran, insiden sebelumnya itu disebabkan oleh serangan siber yang menargetkan sistem komunikasi bersama.

Media pemerintah Iran mengutip pernyataan bank sentral pada hari Selasa yang menyebutkan bahwa masalah terbaru ini diperkirakan akan selesai pada Rabu pagi, dan seluruh layanan akan kembali beroperasi normal.

Para pejabat menyatakan bahwa insiden sebelumnya-yang menurut media Iran membutuhkan waktu beberapa hari untuk diselesaikan-tidak sampai membocorkan data nasabah.

Pihak Iran belum menyebutkan siapa yang mereka curigai berada di balik serangan siber ini. Namun, otoritas setempat sebelumnya kerap menuduh aktor asing yang bermusuhan, seperti Israel, atas insiden-insiden serupa.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Belajar dari Spanyol, Bekas Tambang Raksasa Disulap Jadi Danau

14 August 2026 - 21:14 WIB

Karyawan OpenAI Mengeluh Kerjanya Makin Berat Gara-gara AI

14 August 2026 - 21:10 WIB

Teori Baru di Balik Karamnya Kapal Batavia Andalan VOC

14 August 2026 - 21:08 WIB

Taiwan Kena Serangan Siber Abnormal, China Diduga Dalangnya

14 August 2026 - 20:58 WIB

Anthropic Bakal Kasih Watermark Teks dan File Buatan Claude AI

14 August 2026 - 20:53 WIB

Trending on Kabar Lifestyle