Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan MaskerĀ  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Kabar Lifestyle

Scammer Eks Artis Fabiola Incar Warga AS, Eits Jangan Tenang Dulu

badge-check


					Kantor di Solo Baru, Sukoharjo, yang menjadi lokasi jaringan 
scammer internasional (Foto: dok. Polda Jateng)
Perbesar

Kantor di Solo Baru, Sukoharjo, yang menjadi lokasi jaringan scammer internasional (Foto: dok. Polda Jateng)

Komplotan scammer internasional dengan mantan artis Fabiola Elizabeth di Sukoharjo, mengincar warga Amerika Serikat. Ini bukan berarti WNI aman dari penipuan online.

Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Himawan Sutanto Saragih sebelumnya mengatakan jaringan internasional di Solo Baru, Sukoharjo ini menyasar warga negara asing khususnya Amerika Serikat. Korban diincar dari medsos, aplikasi kencan dll.

Meskipun tidak ada korban kelompok Fabiola dari Indonesia, bukan artinya Anda aman. Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengatakan memang begitu cara kerja jaringan penipuan online internasional.

Scammer internasional selalu mengincar korban di negara lain. Warga Indonesia relatif aman dari kelompok Fabiola, tapi justru jadi incaran penipu online dari Kamboja dll.

“Mereka cenderung akan menghindari melakukan penipuan dari yurisdiksi negara korbannya. Jadi kalau mau menipu orang Indonesia lakukan dari Kamboja, menipu orang Amerika, Vietnam, China atau Eropa lakukan dari Indonesia,” kata Alfons kepada Detik, Kamis (4/6/2026).

Meskipun ada komplotan penipu online lokal yang mengincar warga lokal, penipu lintas negara sengaja ingin menghindari jerat hukum dengan mengincar warga negara asing di luar negeri. Walaupun akhirnya, kelompok seperti Fabiola tetap bisa dicokok Polri.

Pelajaran dari kasus ini, tidak ada orang yang benar-benar aman dari incaran penipu online. Orang asing diincar penipu dari Indonesia, orang Indonesia diincar penipu asing. Kuncinya kata Alfons, jangan gampang percaya.

“Simpel, apapun penawaran yang too good to be true itu, jangan dipercaya. Tawaran apapun yang memberikan keuntungan besar, lebih dari bunga bank, jangan dipercaya,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini

27 August 2026 - 13:23 WIB

Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China

27 August 2026 - 13:19 WIB

Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal

27 August 2026 - 13:15 WIB

Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei

27 August 2026 - 13:11 WIB

Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

27 August 2026 - 13:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle