Menu

Dark Mode
HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat HJB ke-544, Ini Kado Untuk Warga Kota Bogor Apa yang Lebih Penting dari Alibaba bagi Jack Ma? Jawabannya Bikin Kagum Australia Kebanjiran Ikan Mas, Warga Diajak Menyantapnya Elon Musk Beli Twitter karena Kecewa Anaknya Jadi Transgender OlloNi, Robot AI Peliharaan yang Bisa Mengingat dan Pahami Emosi

Kabar Lifestyle

Apa yang Lebih Penting dari Alibaba bagi Jack Ma? Jawabannya Bikin Kagum

badge-check


					Bergelimang harta dan memiliki perusahaan raksasa Alibaba, 
ternyata itu semua bukanlah hal yang paling dibanggakan oleh Jack 
Ma. (Foto: BBC Magazine)
Perbesar

Bergelimang harta dan memiliki perusahaan raksasa Alibaba, ternyata itu semua bukanlah hal yang paling dibanggakan oleh Jack Ma. (Foto: BBC Magazine)

Bergelimang harta dan memiliki perusahaan raksasa Alibaba, ternyata itu semua bukanlah hal yang paling dibanggakan oleh Jack Ma. Menurut Ma, keputusan penting dalam hidupnya bukan ketika ia memutuskan untuk mendirikan Alibaba melainkan ketika membuat Zhang Ying menjadi istrinya. Aww.

“Dia selalu percaya padaku ketika tidak ada seorang pun yang melakukannya,” ujar Ma, dikutip dari Detik, Rabu (3/6/2026).

Zhang bertemu dengan Ma pada awal 1980-an di Hangzou Normal University, keduanya masih menjadi mahasiswa. Zhang adalah gadis yang menonjol karena penampilannya, kecerdasan, dan prestasi akademiknya. Akibatnya, Zhang punya banyak pengagum.

Sedangkan Ma, memiliki tinggi badan dan prestasi akademik rata-rata. Akan tetapi, dia tertarik pada kepribadian Zhang. Melalui interaksi mereka, ia menemukan bahwa Zhang bijaksana dan cerdas, serta berbicara dengan cara yang meninggalkan kesan kuat. Perlahan-lahan ia jatuh cinta padanya, meskipun awalnya Zhang menolaknya.

“Penampilan seorang pria memiliki korelasi negatif dengan kecerdasannya,” kata Ma kepada Zhang suatu kali.

Kepercayaan dirinya membuat Zhang terkesan, dan ia juga memperhatikan kemampuan bahasa Inggrisnya yang luar biasa. Ma sesekali bekerja sebagai pemandu wisata untuk turis saat itu.

“Dia bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan pria tampan,” puji Zhang kemudian.

Pasangan itu menikah pada tahun 1988, ketika keduanya bekerja sebagai guru bahasa Inggris.

Ketika Ma memutuskan pada tahun 1995 untuk meninggalkan pekerjaan mengajarnya yang stabil dan memulai bisnisnya sendiri, Zhang sepenuhnya mendukungnya. Ia menginvestasikan tabungan keluarganya dan tetap mendukung suaminya bahkan ketika usaha pertamanya, China Pages, sebuah platform e-commerce awal, dituduh sebagai penipuan.

Ketika Alibaba didirikan pada tahun 1999, Zhang termasuk yang pertama berpartisipasi, mengelola operasi administrasi dan logistiknya. Meskipun bukan pemegang saham, ia menyeimbangkan tanggung jawab keluarga dengan mendukung perusahaan dengan menangani penggajian, memasak, dan memotivasi suami serta tim pendiri selama masa-masa sulit.

Ma menggambarkannya sebagai ‘komisaris politik’ tim, memberikan stabilitas dan jaminan ketika menghadapi kesulitan.

Pada tahun 2002, Zhang mengundurkan diri sebagai manajer umum kantor pusat Alibaba di China untuk membantu putra mereka yang berusia 10 tahun mengatasi kecanduannya pada permainan elektronik. Ia membimbingnya agar tidak menghabiskan waktu berlebihan di warnet dan membantu meningkatkan prestasi akademiknya serta karakternya.

Meskipun jarang tampil di depan umum, Zhang tetap disukai publik dan mengecapnya sebagai perempuan yang cerdas dan berhati luas.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Australia Kebanjiran Ikan Mas, Warga Diajak Menyantapnya

3 June 2026 - 21:40 WIB

Elon Musk Beli Twitter karena Kecewa Anaknya Jadi Transgender

3 June 2026 - 21:36 WIB

OlloNi, Robot AI Peliharaan yang Bisa Mengingat dan Pahami Emosi

3 June 2026 - 21:32 WIB

PBB Peringatkan Dampak Mengerikan El Nino, Indonesia Disebut

3 June 2026 - 21:27 WIB

Meta AI Dipakai Hacker untuk Bobol Akun Instagram

3 June 2026 - 21:24 WIB

Trending on Kabar Lifestyle