Menu ✖

Dark Mode
Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka

Kabar Lifestyle

Kenapa Ukraina Takut Rudal Oreshnik Rusia, Ternyata Sengeri Itu

badge-check


					Ledakan akibat rudal Oreshnik di Kyiv, Ukraina (Foto: Reuters) Perbesar

Ledakan akibat rudal Oreshnik di Kyiv, Ukraina (Foto: Reuters)

Ukraina baru dirudal Rusia, tapi bukan rudal sembarangan. Namanya rudal hipersonik Oreshnik dan deskripsinya bikin ngeri.

Rusia mengirimkan serangan udara berupa 90 rudal dan 600 drone pada Minggu kemarin ke Kyiv, Ukraina. 4 Orang tewas dan 50 orang lain luka-luka. Presiden Ukraina Vloloodymyr Zelensky bilang Rusia memakai rudal hipersonik Oreshnik.

Kenapa Zelensky kesal dan khawatir? Karena Oreshnik bukan rudal sembarangan. Dilansir dari Channel News Asia, Selasa (26/5/2026) Oreshnik adalah rudal menakutkan karena beberapa faktor.

Iya betul, faktor pertama ini rudal hipersonik yang artinya berkecepatan tinggi yaitu Mach 11 (13.580 km/jam) dan diklaim tidak bisa dicegat. Tapi faktor kedua adalah, Oreshnik bisa dipasangi hulu ledak nuklir!

Oreshnik adalah rudal balistik jarak menengah (IRBM). Jarak jelajahnya 3.000-5.500 km. Artinya, dari Rusia, rudal Oreshnik menjangkau seluruh Benua Eropa. Jadi faktor ketiga, tidak ada negara Eropa yang aman dari Oreshnik.

Faktor keempat adalah daya hancur. Presiden AS Vladimir Putin pada 2024 pernah mengklaim ledakannya bisa sepanas permukaan matahari. “Semua yang ada di pusat ledakan, hancur jadi debu,” kata Putin.

Makin dijelaskan makin ngeri. Faktor kelima, Oreshnik bisa membawa bukan cuma 1, tapi 6 hulu ledak sekaligus! Ia memakai sistem Multiple Independently Targetable Re-entry Vehicle (MIRV). Artinya setiap hulu ledak bisa menyerang sasaran yang terpisah.

Setiap hulu ledak, bisa membawa 6 submunisi peledak. Jadi 6 submunisi X 6 hulu ledak = 36 serangan udara terpisah dalam 1 rudal Oreshnik. Jika satu rudal Oreshnik meluncur, negara target siap-siap menerima bagaikan 36 serangan rudal jet tempur.

“Bahkan dengan hulu ledak high explosive biasa, banyak target akan hancur. 1 Rudal ini setara dengan satu serangan udara secara keseluruhan,” kata Dr Nah Liang Tuang, peneliti dari S Rajaratnam School of International Studies (RSIS).

Nah Liang Tuang mengatakan Ukraina tidak punya rudal anti balistik untuk menangkis Oreshnik. Seakan itu semua belum cukup, faktor keenam Putin mengklaim Oreshnik juga punya kemampuan penghancur bunker sampai 3-4 lantai di bawah tanah.

Dengan 6 faktor tersebut, pantas jika Zelensky kesal dan khawatir. Jika Putin nekat mengganti hulu ledak Oreshnik pakai nuklir, tamatlah sudah alkisah Ukraina.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Alasan Trump Larang Pakai ‘AI’, Perintahkan Beralih ke Penggantinya

28 October 2026 - 12:47 WIB

Kabut Asap Karhutla Menipis Usai Hujan, Begini Cara Alam Membersihkan Udara

28 October 2026 - 12:42 WIB

BlackBerry Banting Setir, Bangkit dari Masa Kelam

28 October 2026 - 12:32 WIB

Anggaran Film Elden Ring Melonjak, Kini Hampir Mencapai Rp 3,6 Triliun

28 October 2026 - 12:29 WIB

Menkomdigi Respons Ancaman Internet RI Diputus Singapura: Tak Perlu Geram

28 October 2026 - 12:24 WIB

Trending on Kabar Lifestyle