Kota Bogor – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Bogor Barat sukses menggelar Leader Meeting atau Pertemuan Pembina Pramuka di SMK Dian Al Mustarih, Minggu (17/5/2026).
Menurut Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bogor Ronny Kunaefi, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran strategis Pembina Pramuka untuk menghadapi tantangan generasi muda di era digital.

“Pentingnya Adaptabilitas para pembina dalam menjawab dinamika dan tantangan nyata yang dihadapi oleh peserta didik zaman sekarang,” kata Ronny.
Adaptabilitas adalah kemampuan proaktif seseorang atau sistem untuk menyesuaikan diri, merespons, dan berkembang menghadapi perubahan atau situasi baru tanpa kesulitan berarti
Sementara itu menurut Ketua Kwarran Bogor Barat, Kak Sugeng Malikul Bahri, esensi utama dari pertemuan ini adalah melahirkan figur pembina yang tidak hanya sekadar mengajar, melainkan mampu menjadi inspirasi di gugus depan.
“Tujuan utama kita adalah mewujudkan figur ‘Pembina Pramuka Hebat Beraksi’. Pembina yang mampu berinovasi, kreatif, dan menjadi teladan yang adaptif di pangkalan atau gugus depan masing-masing,” ujar Sugeng.
Untuk membedah strategi tersebut, Leader Meeting kali ini menghadirkan narasumber berkompeten, yaitu perwakilan KCD Wilayah II Jawa Barat, Dr. Sugiarti, M.Pd.
Dalam paparannya, Sugiarti mengupas tuntas formulasi dan strategi pembinaan edukatif yang efektif bagi generasi muda saat ini.
Sementara itu keberhasilan dan kelancaran seluruh rangkaian acara ini tidak lepas dari kawalan ketat penanggung jawab kegiatan, yaitu Wakil Ketua Bidang Bina Anggota Dewasa (Waka Binawasa) Kwarran Bogor Barat, Dian Pintaningdyah.
Menurutnya melalui sinergi kepengurusan yang solid, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka.
“Leader Meeting ditargetkan menjadi katalisator kuat dalam mendongkrak mutu kepramukaan yang berdampak luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah Bogor Barat,” katanya. M Syahrul













