Menu

Dark Mode
Dokumen UFO Baru: Pejabat AS Lihat Rentetan Cahaya Misterius Kisah Bos Raksasa Teknologi China Dihukum Mati Karena Korupsi Penemuan Mengejutkan di Balik Kokohnya Piramida Mesir 7 Cara Mengetahui Watak Asli Seseorang, Bisa Dinilai dari Hal Ini Wanita Bekasi Divonis Gagal Ginjal Stadium 5, Gejala Muncul di Wajah Ancaman Satelit LEO, Ruang Angkasa Berpotensi Jadi Arena Konflik Baru

Kabar Lifestyle

Kanada Bersiap Hadapi Gelombang ‘Kutu Beracun’ dari AS

badge-check


					Kanada Bersiap Hadapi Gelombang 'Kutu Beracun' dari AS (Foto: Getty Images/Cunaplus_M.Faba)
Perbesar

Kanada Bersiap Hadapi Gelombang 'Kutu Beracun' dari AS (Foto: Getty Images/Cunaplus_M.Faba)

Warga Kanada diperingatkan bersiap menghadapi invasi kutu dari Amerika Serikat. Ancaman tersebut berasal dari berbagai jenis spesies kutu pembawa patogen berbahaya yang berupaya menyebar dan berkembang biak di Kanada. Menurut Pemerintah Kanada, saat ini sudah ada lebih dari 40 jenis kutu berbeda di sana.

Yang paling dikenal adalah kutu berkaki hitam (blacklegged tick) atau kutu rusa (deer tick), yang membawa bakteri penyebab penyakit Lyme. Penyakit ini gejala umumnya demam, kelelahan, dan ruam berbentuk “mata sapi”. Jika tak diobati, dapat menyebabkan komplikasi parah pada persendian, jantung, dan sistem saraf.

“Saya bisa katakan masyarakat sangat khawatir dan takut akan penularan penyakit bawaan kutu. Kita belum punya vaksin penyakit Lyme, meski kita sangat tahu kutu membawa banyak patogen. Jadi, vaksin untuk Lyme bukan solusi terbaik untuk melindungi dari ancaman ini,” cetus Nicoletta Faraone, pemimpin Canadian Tick Research and Innovation Center.

Ilmuwan menyebut spesies kutu lain yang membawa patogen berbahaya bergerak menuju wilayah Kanada dari Amerika Serikat utara. Beberapa di antaranya ditemukan, namun belum berkembang biak masif di area Nova Scotia.

Yang menjadi perhatian khusus adalah kutu lone star lantaran dapat membawa patogen yang dapat membuat orang yang digigitnya alergi daging. Patty O’Brien-Carrier, seorang pekebun, digigit oleh kutu lone star, lalu kena alergi daging dan syok setelah memakan daging sapi.

“Seluruh tubuh saya gatal dan bentol-bentol kemerahan, lalu napas saya semakin pendek hingga pada titik di mana tidak bisa bernapas. Reaksi itu menutup jalan napas sehingga Anda benar-benar tidak bisa bernapas. Dan kemudian, jika Anda tidak segera mendapatkan pertolongan, Anda bisa langsung meninggal,” ujarnya.

Fasilitas penelitian Acadia berencana membawa kutu lone star dan jenis lainnya untuk dipelajari. Saat ini, mereka memberi makan darah kepada kutu anjing Amerika (American dog ticks) melalui mesin yang menggunakan kulit sintetis untuk meniru manusia.

Faraone mengatakan ini adalah jenis penelitian yang dapat mengarah pada pemahaman lebih baik tentang kutu dan membantu pengembangan produk-produk baru untuk membasminya.

“Jadi, dengan memiliki mereka di sini, mempelajari mereka, menguji perilaku dan respons mereka, serta melihat jenis patogen yang mereka bawa, hal tersebut dapat membantu kita untuk lebih bersiap dan waspada menghadapi mereka,” ujarnya dikutip dari Detikom,

Kutu tanduk panjang Asia (Asian long-horned tick) adalah jenis kutu lain yang menimbulkan kekhawatiran di Nova Scotia. Kutu ini belum berkembang biak di sana, namun beberapa petani tak ingin mengambil risiko. Kutu tersebut dapat menyebabkan anemia pada sapi ternak dan jika dibiarkan tanpa penanganan, dapat membunuh.

Peternak sapi potong Tim Marsh selalu waspada untuk melihat tanda-tanda sapinya mungkin sedang sakit. Ia takut kehilangan sapinya yang akan berujung pada kerugian finansial.

“Kerugiannya bisa langsung mencapai beberapa ribu dolar bergantung usia hewan. Jika itu sapi bunting, maka Anda kehilangan dua hewan sekaligus. Kerugiannya bisa membengkak dalam sekejap,” ucapnya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kisah Bos Raksasa Teknologi China Dihukum Mati Karena Korupsi

23 May 2026 - 14:05 WIB

Penemuan Mengejutkan di Balik Kokohnya Piramida Mesir

23 May 2026 - 14:01 WIB

7 Cara Mengetahui Watak Asli Seseorang, Bisa Dinilai dari Hal Ini

23 May 2026 - 13:58 WIB

Wanita Bekasi Divonis Gagal Ginjal Stadium 5, Gejala Muncul di Wajah

23 May 2026 - 13:53 WIB

Ancaman Satelit LEO, Ruang Angkasa Berpotensi Jadi Arena Konflik Baru

23 May 2026 - 13:44 WIB

Trending on Kabar Lifestyle