Menu

Dark Mode
Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut Mumi Cile Buktikan Bangsa Eropa Bawa Cacar Mematikan ke Amerika Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain Ilmuwan Makin Lirik Hiu untuk Pertajam Prediksi Badai Pakar Wanti-wanti Insiden AI Lepas Kendali Bakal Makin Sering Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia

Kabar Bogor

Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim

badge-check


					mahkota binokasih. (foto ist) Perbesar

mahkota binokasih. (foto ist)

Kota Bogor-Mahkota Binokasih Sanghyang Paké tiba di Kota Bogor, kehadirannya merupakan rangkaian Milangkala Tatar Sunda dan napak tilas sejarah Pajajaran yang akan dilaksanakan pada Jumat (8/5/2026).

Setibanya di Bale Pakuan Padjadjaran, delegasi Karaton Sumedang Larang yang membawa Mahkota Binokasih Sanghyang Paké disambut oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Wali Kota Bogor mengatakan, Mahkota Binokasih Sanghyang Paké merupakan simbol Kerajaan Pajajaran yang dahulu pernah digunakan sebagai mahkota oleh para Raja Sunda.

Mahkota asli yang terbuat dari emas 18,8 karat dengan bobot keseluruhan kurang lebih delapan kilogram itu menjadi momentum langka, karena belum semua wilayah di Jawa Barat disinggahi.

“Bogor mendapatkan sebuah kesempatan yang istimewa, karena memang kedekatan antara Bogor dengan Sumedang, terlebih lagi dengan kesejarahan dan juga latar belakang bahwa pada saat Kerajaan Pajajaran berpindah ke Sumedang, beberapa artefak, termasuk benda-benda prasasti sejarah, semuanya sekarang ada di Karaton Sumedang Larang,” ucap Dedie Rachim, Kamis (7/5/2026).

Ia menambahkan bahwa Mahkota Binokasih menjadi simbol bahwa peradaban Sunda sangat luar biasa.

Berdasarkan hasil penelitian Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mahkota tersebut disebut sezaman dengan Kerajaan Majapahit.

Sehingga, kirab yang akan dilaksanakan pada Jumat malam nanti diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwilayah di Jawa Barat serta menguatkan komitmen untuk mendukung Indonesia maju.

Gumaran Pati Mahapatih Karaton Sumedang Larang, Rd. Lily Jamhur Soemawilaga, menyampaikan terima kasih atas penyambutan Kota Bogor yang telah menerima delegasi Karaton Sumedang Larang yang melakukan pengawalan Mahkota Binokasih Sanghyang Paké.

“Ini merupakan sebuah momentum magis. Dengan adanya Kirab Milangkala Tatar Sunda ini, akan muncul fenomena baru, bagaimana keberadaan Mahkota Binokasih Sanghyang Paké bisa kembali mengikat tali kekerabatan di antara kita, bahwa kita merupakan satu saudara,” ucapnya.

Ia berharap agenda kegiatan ini dapat memberikan semangat baru agar masyarakat semakin tersosialisasi dan teredukasi mengenai pentingnya potensi sejarah, budaya, dan kearifan lokal bagi bangsa.

“Jadi, mudah-mudahan ini memberikan dampak keberkahan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala bagi kita semua,” ujarnya. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor