Menu ✖

Dark Mode
Link untuk Melihat Dokumen UFO Milik Pentagon yang Dibuka ke Publik Pentagon AS Buka Seri Dokumen Rahasia Ketujuh soal UFO Heboh Jawaban Meta AI Terkait Karhutla, Ini Penjelasan Drone Emprit Studio Game Legendaris Ini Dibubarkan, Puluhan Pegawai Kena PHK Sidik Jari Kuno Ungkap Rahasia Tak Terduga Pasukan Terakota Paralayang Kota Bogor Bidik 3 Emas di Porprov Jabar 2026

Kabar Bogor

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

badge-check


					pasar gembrong sukasari (foto ist) Perbesar

pasar gembrong sukasari (foto ist)

Kota Bogor – Pasar Gembrong Sukasari mendadak dipenuhi pelajar Sekolah Dasar (SD) high scope Indonesia Rancamaya pada Rabu (29/4/2026).

Kedatangan pelajar SD tersebut sebagai upaya Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor mengenalkan Pasar Gembrong Sukasari ke anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) . Langkah ini dilakukan agar generasi muda bisa mengenal Pasar tradisional dengan seni tawar menawarnya.

Menurut Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor Jenal Abidin, pihaknya menyambut baik kunjungan dari SD high scope Indonesia Rancamaya ke Pasar Gembrong Sukasari, kegiatan ini sejalan dengan program PPJ yang mulai mengenalkan pasar tradisional kepada generasi mendatang.

“Jadi di usia TK, SD hingga Mahasiswa kami undang untuk masuk ke pasar tradisional. Kedua sebagai saran edukasi buat anak usia dini, generasi muda bahwa pasar tradisional berbeda dengan mall. Di pasar bisa tawar menawar dan itu adalah seni nya. Kami tekankan di usia dini (SD). Kami sosialisasi kan bahwa pasar yang sudah di revitalisasi ini, nyaman dikunjungi berbagai usia,” kata Jenal.

Di Pasar Gembrong Sukasari tidak hanya ibu-ibu saja yang berbelanja, bapak-bapak yang mengantar pun bisa menikmati kopi sambil menunggu ibu-ibu belanja. Ada juga play ground di pasar Gembrong untuk anak-anak, itu semua dikenalkan ke generasi muda sejak dini.

“Pasar tradisional sudah nyaman dan naik kelas. Pasar Gembrong ini bisa dijadikan pasar wisata, dan masyarakat bisa wisata belanja,” jelasnya.

pasar gembrong (foto: ist)

Sementara itu, Guru IPS dan PPKN SD high scope Indonesia Rancamaya, Anggita Ayu mengatakan, siswa dan siswi bisa belajar tentang kebutuhan dan keinginan dengan mengobservasi tentang proses jual serta beli yang ada di Pasar Gembrong Sukasari.

“Kegiatan ini diperlukan agar anak-anak mengerti tentang jual-beli dan memahami antara kebutuhan dan keinginan. Misalnya anak-anak belajar bahwa kita harus memprioritaskan kebutuhan. Kami membawa 12 siswa, kelas 2 dan 3 . Ini pasar tradisional, anak-anak sudah ke mall dan mereka belajar hal baru juga merasakan situasi baru. Ada beberapa anak yang belum pernah sama sekali ke pasar,” kata Ayu.

Ayu memaparkan, jadi kalau ke pasar itu bisa menawar harga, kalau di mall sudah tertera label harganya. Anak-anak bisa membandingkan harga yang lebih murah dibandingkan di mall.

“Tujuan kegiatan ini memperkenalkan situasi di pasar, sistem jual beli, bagaimana cara interaksi penjual dan pembeli,” ujarnya. M Syahrul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kota Bogor Buka Donasi Bantuan Bencana

23 October 2026 - 14:54 WIB

Jembatan Pasir Jaya–Paledang Diresmikan, Hadirkan Akses Aman dan Nyaman bagi Warga

23 October 2026 - 14:51 WIB

Berjalan Kaki, Dedie-Jenal Tinjau Ketertiban Wilayah dan Pastikan Fasum Digunakan Sesuai Fungsi

23 October 2026 - 13:49 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemkot Bogor Apresiasi Santri dan Pelajar Berprestasi

22 October 2026 - 14:29 WIB

Jalin Kolaborasi dan Sinergitas, Kapolresta Bogor Kota Kunjungi PWI

22 October 2026 - 14:20 WIB

Trending on Kabar Bogor