Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan MaskerĀ  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Kabar Lifestyle

Steam Hapus Rating IGRS yang Jadi Polemik di Medsos

badge-check


					Steam Hapus Rating IGRS yang Jadi Polemik di Medsos (Foto: Valve) Perbesar

Steam Hapus Rating IGRS yang Jadi Polemik di Medsos (Foto: Valve)

Setelah menimbulkan kegaduhan di media sosial, rating game versi Indonesia Gaming Rating System (IGRS) di Steam lenyap yang dikutik dari Detik, Senin (7/4/2026), kini hanya ada rating PEGI yang menghiasi halaman game.

Hilangnya IGRS di Steam setelah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), mengeluarkan pernyataan bahwa rating tersebut bukan hasil klasifikasi resmi yang diverikasi.

“Rating yang beredar berasal dari mekanisme internal berbasis self-declare oleh platform Steam. Rating tersebut belum melalui proses verifikasi resmi sesuai ketentuan Indonesia,” ujar Komdigi dalam pernyataan resminya di media sosial.

Apabila mengacu pada pernyataan resmi Komdigi di media sosial, pemerintah akan segera meminta klarifikasi resmi dari pihak Steam. Jadi gamer di Tanah Air masih harus menunggu hasil diskusi dari kedua belah pihak.

Seperti diberitakan sebelumnya, penerapan IGRS di platform Steam memicu gelombang protes dari warganet, khususnya kalangan gamer Indonesia. Banyak kejanggalan dan ketidaksesuaian pada implementasinya.

Praktiknya, game berisi konten dewasa justru mendapat rating umur 3+, sementara judul lain yang menawarkan tema lebih ringan malah dilabeli rating 18+.

Keresahan ini cepat menyebar di media sosial. Gamer menilai sistem rating tersebut membingungkan dan berpotensi menyesatkan, terutama bagi orang tua yang mengandalkan label usia untuk menentukan kelayakan konten bagi anak.

Sedikit informasi, IGRS adalah sistem klasifikasi usia untuk permainan digital di Indonesia. Sistem ini bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai konten dalam game sehingga pemain, khususnya anak-anak, dapat memainkan game yang sesuai dengan usia mereka.

Dalam sistem ini, permainan diklasifikasikan berdasarkan konten seperti kekerasan, bahasa, unsur seksual, horor, hingga simulasi perjudian. Penilaian tersebut kemudian digunakan untuk menentukan kategori usia pemain yang diperbolehkan memainkan game tersebut.

Kategori usia dalam sistem IGRS antara lain semua usia, 3+. 7+, 13+, dan 18+. Komdigi berharap, klasifikasi game ini diharapkan membantu orang tua dan pemain memahami jenis konten yang ada dalam sebuah game sebelum memainkannya.

Menurut penjelasan resmi di situs Komdigi, sistem IGRS pertama kali diluncurkan pada 2016 dalam acara BEKRAF Game Prime. Sistem ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Interaktif Elektronik.

Namun bertepatan dengan ajang Indonesia Game Developer (IGDX) Business & Conference 2025 yang digelar di Bali, Oktober 2025, Komdigi memperkenalkan kembali IGRS sebagai bagian dari kebijakan pemerintah yang memperkuat implementasi Peraturan Pemerintah (PP) TUNAS Nomor 17 Tahun 2025, yaitu tata kelola berbasis risiko bagi penyelenggara sistem elektronik yang menekankan aspek privasi, keamanan data, dan literasi digital keluarga.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini

27 August 2026 - 13:23 WIB

Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China

27 August 2026 - 13:19 WIB

Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal

27 August 2026 - 13:15 WIB

Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei

27 August 2026 - 13:11 WIB

Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

27 August 2026 - 13:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle