Menu

Dark Mode
Pemkot Bogor Silaturahmi ke Alim Ulama di Pekan Terakhir Ramadan PLN UPT Cirebon dan YBM PLN Gelar Berbagi Berkah Ramadhan Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang Jaga Keandalan Pasokan Listrik di Wilayah Garut, PLN UPT Cirebon Tetap Laksanakan Sweeping Layangan Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

Kabar Lifestyle

Evakuasi Astronaut Gegara Sakit Misterius, NASA Jawab Nasib Misi ke Bulan

badge-check


					Nasa Foto: AP/Martin Meissner Perbesar

Nasa Foto: AP/Martin Meissner

Jakarta – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akan mengevakuasi empat astronaut Crew-11 dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah salah satunya sakit misterius. Kejadian ini membuat misi berawak ke Bulan menjadi pertanyaan.

Jadwal pemulangan empat astronaut, yakni Zena Cardman dan Mike Fincke (NASA), Kimiya Yui (JAXA/Jepang), dan Oleg Platonov (Roscosmos/Rusia) sudah ditentukan pada 14 Januari 2026.

Astronot yang dipulangkan ini semula akan menyelesaikan misi selama enam bulan di ISS setelah diluncurkan pada 1 Agustus 2025 dengan pesawat SpaceX Crew Dragon Endeavour.

Keluarnya Crew-11 lebih awal memicu pertanyaan soal potensi celah personel di ISS, karena biasanya ISS ditempati secara bergilir antara Crew-11 dan Crew-12. NASA sedang mempertimbangkan opsi untuk mengubah jadwal peluncuran Crew-12 supaya tidak ada kekosongan awak di stasiun luar angkasa tersebut.

Terkait misi Artemis 2 yang akan membawa manusia kembali mengunjungi Bulan pada awal Februari 2026, NASA pun memberikan jawaban kepastiannya.

“Saat ini, keduanya adalah dua kampanye yang benar-benar terpisah,” kata Administrator NASA Jared Isaacman dikutip dari Space, Senin (12/1/2026). “Tidak ada indikasi bahwa akan terjadi tumpang tindih yang perlu dikoordinasikan,” ucapnya menambahkan.

Disampaikannya evakuasi empat astronaut tersebut dilakukan karena adanya masalah medis pada salah satu anggota kru ISS, dan bukan dalam kategori darurat, sehingga NASA memutuskan untuk mengembalikan seluruh awak Crew-11 lebih cepat dari jadwal semula.

Jika ada perubahan, misi Artemis 2 dengan target lepas landas tidak lebih cepat dari 5 Februari 2026 menggunakan roket Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion.

Artemis 2 menjadi misi bersejarah karena ini akan menjadi misi berawak pertama NASA di sekitar Bulan dalam lebih dari 50 tahun, setelah keberhasilan misi uji tanpa awak Artemis 1 pada November 2022.

Tim Artemis 2 akan terdiri dari empat astronaut, termasuk komandan Reid Wiseman, pilot Victor Glover, spesialis misi Christina Koch, dan astronaut dari Canadian Space Agency, Jeremy Hansen. Misi ini dijadwalkan berlangsung sekitar sepuluh hari untuk mengorbit Bulan dan kembali ke Bumi, sebagai persiapan penting menuju pendaratan manusia di Artemis 3.

Isaacman menekankan bahwa persiapan Artemis 2 sedang berjalan paralel dengan manajemen ISS, termasuk evakuasi medis yang diperlukan demi keselamatan awak.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PLN UPT Cirebon dan YBM PLN Gelar Berbagi Berkah Ramadhan

17 March 2026 - 13:52 WIB

Jaga Keandalan Pasokan Listrik di Wilayah Garut, PLN UPT Cirebon Tetap Laksanakan Sweeping Layangan

17 March 2026 - 13:34 WIB

Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah

10 March 2026 - 22:37 WIB

Printer 3D Bambu Lab Resmi Masuk Indonesia

7 March 2026 - 21:26 WIB

Vidi Aldiano Meninggal, Netizen Berduka Cita

7 March 2026 - 21:20 WIB

Trending on Kabar Lifestyle