Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Headline

Menkop Ferry Sebut LPDB Jadi Ujung Tombak Koperasi Indonesia Tumbuh Sehat dan Mandiri

badge-check


					Forum Komunikasi dan Aspirasi Insan dan Intra LPDB di Jakarta, Selasa (7/10/2025). (Foto: Achmad Sholeh). Perbesar

Forum Komunikasi dan Aspirasi Insan dan Intra LPDB di Jakarta, Selasa (7/10/2025). (Foto: Achmad Sholeh).

Jakarta– Keberadaan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) selama ini telah menjadi ujung tombak pembiayaan bagi koperasi di Indonesia. Hal itu disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, saat memberikan arahan pada Forum Komunikasi dan Aspirasi Insan dan Intra LPDB di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Menkop menegaskan LPDB memiliki peran strategis yang tidak hanya sebatas menyalurkan dana bergulir, tetapi juga memastikan koperasi tumbuh sehat, modern, dan mandiri.

“Kerja kita bukan semata administratif, tapi misi besar, yaitu menggerakkan ekonomi rakyat,” ucapnya

Menurut Ferry, tantangan besar yang dihadapi LPDB, terutama dalam menjaga keseimbangan antara target kinerja dan idealisme pelayanan. Namun, tantangan tersebut dianggap sebagai nilai tambah karena LPDB menjalankan amanah yang sangat penting.

“Ada koperasi energi, koperasi pangan, sampai koperasi digital. LPDB harus jadi katalis, bukan hanya penyedia dana, tapi juga partner growth bagi koperasi,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Menkop Ferry juga menyinggung stereotipe negatif yang masih melekat terhadap LPDB, seperti anggapan sulitnya mendapatkan pembiayaan dari lembaga ini. Dia menegaskan bahwa LPDB kini telah berubah menjadi lebih terbuka, cepat, dan berpihak kepada koperasi yang benar-benar ingin maju.

Budaya kerja yang terbuka, kolaboratif, dan sehat juga menjadi pesan penting yang disampaikan. “Jangan ada sekat antara pimpinan dan staf. LPDB kuat karena soliditasnya,” katanya.

Integritas menjadi pondasi utama yang harus dijaga agar kepercayaan publik tetap terjaga. “Tanpa integritas, kepercayaan publik hilang, dan tanpa kepercayaan, nggak ada lembaga yang bisa bertahan lama,” tegas Menkop.

Dirinya meyakini, bahwa LPDB akan terus menjadi contoh lembaga profesional, kredibel, dan bersemangat tinggi dalam pelayanan. “Mari kita terus kerja dengan hati, dengan niat membangun ekonomi rakyat yang berkeadilan,” ucapnya.Achmad Sholeh.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia

6 May 2026 - 08:29 WIB

Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

5 May 2026 - 08:30 WIB

Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

4 May 2026 - 22:29 WIB

May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako

1 May 2026 - 11:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah

25 April 2026 - 10:01 WIB

Trending on Headline