Menu ✖

Dark Mode
Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

Kabar Bogor

Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Diajak Blusukan di Pasar Gembrong Sukasari

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie A Rachim ingatkan pentingnya peran generasi muda kepada peserta mojang jajaka Kota Bogor 2025. (Foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim ingatkan pentingnya peran generasi muda kepada peserta mojang jajaka Kota Bogor 2025. (Foto: Kominfo Kota Bogor)

Kota Bogor- Pasar Gembrong  Sukasari Kota Bogor menjadi salah satu spot yang dikunjungi peserta Karantina Semifinalis Mojang Jajaka (Moka) Kota Bogor 2025 di tahap City Tour, Minggu (21/9/2025). Di Pasar Gembrong sukasari peserta Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Kota Bogor 2025 ini mendapatkan berbagai informasi terkait keberadaan pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Bogor.

Menurut Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, peran generasi muda sangat penting untuk pembangunan Kota Bogor. Kota Bogor memiliki berbagai perencanaan kota, terkait isu serta upaya yang dilakukan pemerintah. Antara lain di bidang transportasi, pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi serta lingkungan.

“Untuk itu peran generasi muda itu sangat penting, sangat sentral dalam mengurai permasalahan yang ada di Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.

Di sektor transportasi, lanjut Dedie, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memiliki rencana rerouting, konversi, dan reduksi angkutan kota serta program transportasi massal yang saat ini menggunakan BTS. Sektor persampahan, Kota Bogor bersama pemerintah pusat akan membangun pengolahan sampah menjadi energi listrik. Sektor kesehatan, juga telah disediakan pemeriksaan gratis dan peningkatan layanan.

Dedie menambahkan, dari berbagai upaya itu, generasi muda melalui Moka 2025 memiliki peran aktif dalam melakukan kampanye publik terkait kesehatan, di antaranya mengampanyekan pola hidup sehat, memberikan contoh semangat olahraga dan mengurangi makanan manis tinggi, dan sebagainya serta juga bisa menyebarluaskan informasi berkaitan dengan penataan pembangunan yang ada di Kota Bogor.

“Jadi jangan menjadi penonton. Sehingga sebagai key opinion leader pemuda harus memiliki sikap dan pemahaman yang menyeluruh. Itu penting, karena ketika mereka tahu mereka berdiri di mana, maka pemikiran, gagasan, perhatian akan mencoba mendekatkan kepada solusi yang diinginkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Moka 2025, Maryam Auliyah Sadikin, mengatakan,ini kegiatan ini ke-2 setelah sebelumnya peserta mengikuti kegiatan day 1 yang berisi materi, interview, dan sebagainya.

“Untuk rangkaiannya sudah berjalan sejak 6 September. Hari ini adalah city tour ke spot- spot di Kota Bogor untuk memperkenalkan ke generasi muda apa yang ada di Bogor dan seperti apa perencanaan kota,” ujarnya.

Di pasar Gembrong  peserta juga melakukan eksplorasi atau menggali potensi yang ada di pasar tersebut,dan diharapkan  bisa dikemas dalam sebuah ide gagasan berupa inovasi untuk kemajuan pembangunan di Kota Bogor yang bisa berdampak pada peningkatan perekonomian kerakyatan.

Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana

10 October 2026 - 18:50 WIB

Pasar Gembrong Sukasari Diganjar Sertifikat SNI Pasar Rakyat

8 October 2026 - 20:42 WIB

Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT

7 October 2026 - 22:03 WIB

Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum

7 October 2026 - 22:00 WIB

Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini

7 October 2026 - 21:51 WIB

Trending on Kabar Bogor