Menu

Dark Mode
Komdigi Resmi Blokir Akses Grok AI Imbas Marak Deepfake Asusila Pengguna Instagram Dibanjiri Email Reset Password, Ternyata Ada Kebocoran Data Inggris Pertimbangkan Blokir X Akibat Konten AI Cabul Hasil M7 Mobile Legends: Onic Mati-matian Lawan Boostgate di Swiss Stage Langkah Senyap Strava Menuju IPO, Akan Melantai di Bursa Musim Semi 2026 Video Detik-detik Penemuan Spesies Baru Anaconda Raksasa Amazon

Kabar Bogor

Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Diajak Blusukan di Pasar Gembrong Sukasari

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie A Rachim ingatkan pentingnya peran generasi muda kepada peserta mojang jajaka Kota Bogor 2025. (Foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim ingatkan pentingnya peran generasi muda kepada peserta mojang jajaka Kota Bogor 2025. (Foto: Kominfo Kota Bogor)

Kota Bogor- Pasar Gembrong  Sukasari Kota Bogor menjadi salah satu spot yang dikunjungi peserta Karantina Semifinalis Mojang Jajaka (Moka) Kota Bogor 2025 di tahap City Tour, Minggu (21/9/2025). Di Pasar Gembrong sukasari peserta Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Kota Bogor 2025 ini mendapatkan berbagai informasi terkait keberadaan pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Bogor.

Menurut Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, peran generasi muda sangat penting untuk pembangunan Kota Bogor. Kota Bogor memiliki berbagai perencanaan kota, terkait isu serta upaya yang dilakukan pemerintah. Antara lain di bidang transportasi, pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi serta lingkungan.

“Untuk itu peran generasi muda itu sangat penting, sangat sentral dalam mengurai permasalahan yang ada di Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.

Di sektor transportasi, lanjut Dedie, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memiliki rencana rerouting, konversi, dan reduksi angkutan kota serta program transportasi massal yang saat ini menggunakan BTS. Sektor persampahan, Kota Bogor bersama pemerintah pusat akan membangun pengolahan sampah menjadi energi listrik. Sektor kesehatan, juga telah disediakan pemeriksaan gratis dan peningkatan layanan.

Dedie menambahkan, dari berbagai upaya itu, generasi muda melalui Moka 2025 memiliki peran aktif dalam melakukan kampanye publik terkait kesehatan, di antaranya mengampanyekan pola hidup sehat, memberikan contoh semangat olahraga dan mengurangi makanan manis tinggi, dan sebagainya serta juga bisa menyebarluaskan informasi berkaitan dengan penataan pembangunan yang ada di Kota Bogor.

“Jadi jangan menjadi penonton. Sehingga sebagai key opinion leader pemuda harus memiliki sikap dan pemahaman yang menyeluruh. Itu penting, karena ketika mereka tahu mereka berdiri di mana, maka pemikiran, gagasan, perhatian akan mencoba mendekatkan kepada solusi yang diinginkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Moka 2025, Maryam Auliyah Sadikin, mengatakan,ini kegiatan ini ke-2 setelah sebelumnya peserta mengikuti kegiatan day 1 yang berisi materi, interview, dan sebagainya.

“Untuk rangkaiannya sudah berjalan sejak 6 September. Hari ini adalah city tour ke spot- spot di Kota Bogor untuk memperkenalkan ke generasi muda apa yang ada di Bogor dan seperti apa perencanaan kota,” ujarnya.

Di pasar Gembrong  peserta juga melakukan eksplorasi atau menggali potensi yang ada di pasar tersebut,dan diharapkan  bisa dikemas dalam sebuah ide gagasan berupa inovasi untuk kemajuan pembangunan di Kota Bogor yang bisa berdampak pada peningkatan perekonomian kerakyatan.

Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Donasi Peduli Aceh Sumatra, Warga Kota Bogor Antusias

27 December 2025 - 22:04 WIB

Ratusan Pramuka Kota Bogor Bantu Jaga Kondusifitas Nataru

25 December 2025 - 11:00 WIB

Bantu Sumatra, Penggiat Sosial dan Filantropis Kota Bogor Diapresiasi

25 December 2025 - 10:28 WIB

Umat Pertanyakan SK Perubahan Susunan Kuria Keuskupan Bogor

24 December 2025 - 09:30 WIB

Jelang Nataru, Bahan pangan dan Sembako di Kota Bogor Aman

23 December 2025 - 10:35 WIB

Trending on Kabar Bogor