Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Kabar Lifestyle

Google bantah laporan masalah keamanan Gmail terkait “phishing”

badge-check


					Ilustrasi - Pengguna layanan surat elektronik Gmail. Foto: ANTARA/Anom Prihantoro/am. Perbesar

Ilustrasi - Pengguna layanan surat elektronik Gmail. Foto: ANTARA/Anom Prihantoro/am.

Perusahaan teknologi asal AS Google secara resmi membantah serangkaian laporan beberapa hari terakhir yang mengklaim bahwa layanan surat elektronik mereka yaitu Gmail mengalami masalah keamanan terkait dengan phishing.

“Kami ingin meyakinkan pengguna kami bahwa perlindungan Gmail kuat dan efektif,” demikian pernyataan Google dikutip dari laporan Endgadget, Selasa.

Lebih lanjut, Google menyatakan adanya serangkaian laporan beberapa hari terakhir merupakan klaim yang tidak akurat bahkan keliru.

Google dengan tegas menyebut beberapa klaim tidak akurat muncul baru-baru ini yang secara keliru, menyatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan peringatan luas kepada semua pengguna Gmail tentang masalah keamanan Gmail yang besar.

“Ini sepenuhnya salah.”

Dalam laporan Forbes, tampaknya laporan-laporan keliru tersebut merujuk pada informasi bahwa Google mengeluarkan “peringatan darurat” kepada seluruh 2,5 miliar penggunanya sebagai respons terhadap serangan phishing yang menargetkan layanan Salesforce yang juga terafiliasi dengan layanan Google.

Meski begitu, sebenarnya masalah tersebut sudah dilaporkan langsung oleh Google di blog perusahaannya pada awal Juni 2025 dan telah selesai ditangani pada 8 Agustus 2025 dengan hasil akhir bahwa semua orang yang terdampak telah mendapatkan notifikasi.

Belum ada kejelasan mengapa laporan tersebut kembali mencuat dan disalah artikan dengan klaim bahwa hal itu berdampak pada semua pengguna Gmail.

Maka dari itu Google dengan segera merespons dan meluruskan bahwa hal ini tidak berdampak pada semua pengguna Gmail.

“Meskipun pelaku phishing selalu mencari cara untuk menyusup ke kotak masuk, perlindungan kami terus memblokir lebih dari 99,9 persen upaya phishing dan malware agar tidak menjangkau pengguna,” kata perusahaan itu.

Google juga mengingatkan agar pengguna dapat menyiapkan “alternatif kata sandi yang aman,” untuk akun Google pengguna sehingga bisa mendapatkan perlindungan yang lebih maksimal.

Sumber: antaranews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih

6 February 2026 - 14:45 WIB

Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus

6 February 2026 - 14:41 WIB

ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook

6 February 2026 - 14:08 WIB

Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum

6 February 2026 - 14:05 WIB

Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein

5 February 2026 - 11:14 WIB

Trending on Kabar Lifestyle