Menu

Dark Mode
Dedie Rachim Jamu 150 Pasukan Kuning di Balai Kota Bogor Dihasut AI, Remaja Coba Bunuh Ratu Elizabeth II Raksasa AI Amerika Tuding Perusahaan China Lakukan Kecurangan Besar Bill Gates Pernah Bilang Investasi OpenAI Cuma Bakar Miliaran Dolar Bos Telegram Diselidiki Rusia, Dituduh Bantu Kegiatan Terorisme RI-AS Sepakat Transfer Data, Pakar Sorot Lembaga PDP Belum Terbentuk

Bogoh Ka Bogor

Pastikan Kebutuhan Masyarakat Terpenuhi, Pemkot Bogor Gelar GPM

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie A Rachim membuka gerakan pangan murah. (Foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim membuka gerakan pangan murah. (Foto: Kominfo Kota Bogor)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). GPM serentak yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini dilaksanakan di seluruh Indonesia, termasuk di enam Kecamatan di Kota Bogor, Sabtu (30/8/2025).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama tim pengendali inflasi Kota Bogor hadir langsung pada pelaksanaan GPM di Lapangan Pondok Rumput, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

GPM tingkat Kota Bogor yang dilaksanakan serentak menyediakan dua ton beras untuk masing-masing kecamatan.

Dedie Rachim mengatakan bahwa dengan hadirnya GPM ini untuk memastikan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.

“Cadangan pangan aman, kebutuhan terpenuhi, dan ini kewajiban pemerintah untuk menyalurkan ketika terjadi fluktuasi,” ujarnya.

Saat ini, inflasi di Kota Bogor stabil, namun meski demikian kondisi itu tetap harus dijaga sehingga tidak ada peningkatan inflasi.

Dari indikator GPM terlihat daya beli masyarakat cukup tinggi untuk memperoleh bahan pangan yang dibutuhkan.

Selain itu, kondisi antrian semua berjalan normal.

Kepala DKPP Kota Bogor, Dody Ahdiat, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Kemendagri agar seluruh kabupaten kota di Indonesia melaksanakan GPM.

Sebab saat ini stok cadangan pangan di Indonesia sudah cukup melimpah, sehingga perlu disalurkan kepada masyarakat.

“Semua bergerak, termasuk Kota Bogor di enam kecamatan. Jadi semua mengadakan Gerakan Pangan Murah, tidak hanya beras SPHP, tapi kita juga ada minyak murah, bawang murah, cabai murah, dan gula,” ujarnya.

Selain GPM dari pusat, Kota Bogor juga rutin menggelar operasi pasar murah yang tujuannya mengendalikan inflasi dan menjamin ketersediaan dan kebutuhan masyarakat terjaga.

Ini juga merupakan arahan langsung dari Menteri Pertanian untuk menciptakan ekosistem pertanian yang sehat dan perdagangan yang sehat.

“Jadi ini memang harus dibangun dari hulu ke hilir, dari kabupaten kota, dari tingkat petani, penjual, hingga konsumen,” ujarnya.

Sebagai informasi, seremoni pembukaan melalui sambungan virtual dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, yang dihadiri juga oleh Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, dan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. Rizki Mauludi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dedie Rachim Jamu 150 Pasukan Kuning di Balai Kota Bogor

26 February 2026 - 14:49 WIB

Horee, Lahan Trase Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Digarap

23 February 2026 - 15:02 WIB

Yantie Rachim Ajak Koperasi DWP Kota Bogor KANCANA Perangi Pinjol

21 February 2026 - 12:24 WIB

Catat, Selama Ramadan Ini yang Dilakukan Pemkot Bogor

18 February 2026 - 11:09 WIB

Tabligh Akbar, Momentum Pembinaan Akhlak dan Persaudaraan

17 February 2026 - 21:47 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor