Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Kabar Lifestyle

Bikin Tetangga Resah, Zuckerberg Bagi-bagi Headphone dan Donat

badge-check


					Rumah Mark Zuckerberg di California. Foto: Daily Mail Perbesar

Rumah Mark Zuckerberg di California. Foto: Daily Mail

Para tetangga Mark Zuckerberg di area elit Crescent Park di California banyak yang geram lantaran terus menerus ada proyek atau pesta di properti sang CEO Meta. Kebisingan kerap terjadi. Untuk itulah, Zuck dilaporkan memberikan headphone peredam bising atau noise cancelling kepada para tetangganya itu.

Harapannya mungkin dengan memakai headphone itu, bisa sedikit meminimalisir kebisingan yang terjadi. Tak hanya itu, headphone peredam bising tersebut adalah salah satu dari beberapa hadiah yang diberikan oleh staf Zuckerberg untuk menenangkan tetangga. Diberikan pula sebotol anggur bersoda dan sekotak donat Krispy Kreme.

Namun para tetangga sepertinya kebanyakan tidak terlalu puas dengan tindakan Zuck itu. Pasalnya semenjak kedatangan Zuck yang membeli total 11 rumah di sana, lingkungannya jadi sangat berubah dan kurang tenang.

“Tidak ada lingkungan yang ingin dijajah. Tapi itulah yang mereka lakukan,” kata Michael Kieschnick, yang rumahnya berbatasan di tiga sisi dengan properti Zuckerberg.

Kieschnick dan beberapa tetangganya marah kepada Zuckerberg karena seperti mengambil alih Crescent Park. Padahal dia bisa membangun kompleks besar di kota terdekat yang jauh lebih luas.

Zuck mengubah lima di antaranya menjadi kompleks perumahan untuknya, istrinya, Priscilla Chan, dan ketiga putri mereka. Ada rumah untuk tamu, taman rimbun, lapangan, dan kolam renang. Kompleks ini dikelilingi deretan pagar tanaman tinggi. Di bawahnya, Zuckerberg membuat ruang bawah tanah luas yang oleh tetangganya disebut bunker atau gua kelelawar. Pengerjaannya dilakukan delapan tahun, memenuhi jalan-jalan dengan peralatan besar dan banyak kebisingan.

Sesekali, banyak truk bergemuruh datang, mengantarkan makanan, dekorasi, dan perabotan untuk pesta yang diadakan Zuck. Terkadang, jalan terblokir berhari-hari. Ada layanan parkir valet bagi pengunjung pesta yang mengenakan gaun dan tuksedo, atau kostum jika temanya mengharuskan mereka. Musiknya seringkali bising.

Zuck juga jarang terlihat. Peter Forgie, pensiunan pengacara yang tinggal di Crescent Park 20 tahun, mengatakan ia menerapkan kebijakan pintu terbuka bagi tetangga, menyambut mereka dan memberikan hadiah ketika ada yang pindah rumah atau memiliki bayi.

Tetapi Zuckerberg sepertinya tidak mau bergaul, mungkin untuk alasan keamanan dan keselamatan. “Kami mencoba mengajaknya bergabung. Selalu ditolak,” katanya yang dikutip detikINET dari Independent.

Staf Zuckerberg pun membuat beberapa penyesuaian. Petugas keamanan kini duduk di kendaraan listrik senyap. Zuckerberg masih tidak menghadiri pesta tahunan warga, tapi ia mengirimkan gerobak es krim ke pesta terakhir.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih

6 February 2026 - 14:45 WIB

Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus

6 February 2026 - 14:41 WIB

ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook

6 February 2026 - 14:08 WIB

Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum

6 February 2026 - 14:05 WIB

Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein

5 February 2026 - 11:14 WIB

Trending on Kabar Lifestyle