Menu

Dark Mode
Komdigi Resmi Blokir Akses Grok AI Imbas Marak Deepfake Asusila Pengguna Instagram Dibanjiri Email Reset Password, Ternyata Ada Kebocoran Data Inggris Pertimbangkan Blokir X Akibat Konten AI Cabul Hasil M7 Mobile Legends: Onic Mati-matian Lawan Boostgate di Swiss Stage Langkah Senyap Strava Menuju IPO, Akan Melantai di Bursa Musim Semi 2026 Video Detik-detik Penemuan Spesies Baru Anaconda Raksasa Amazon

Headline

Dua Belas Maling Motor Dibekuk Satreskrim Polresta Bogor Kota

badge-check


					Pelaku pencurian motor di Kota Bogor berhasil dibekuk Satreskrim Kota Bogor. 
(Foto: Rizki M) Perbesar

Pelaku pencurian motor di Kota Bogor berhasil dibekuk Satreskrim Kota Bogor. (Foto: Rizki M)

Sedikitnya 12 pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang biasa beroperasi di wilayah Kota Bogor, berhasil ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota. Keberhasilan Satreskrim mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor roda dua  selama bulan Juli hingga Agustus 2025 ini, patut diapresiasi.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho, bukan hanya 12 pelaku dari jaringan pencurian ini yang berhasil ditangkap, namun sejumlah barang bukti kendaraan hasil kejahatan berhasil diamankan.

“Kami bersama Unit Reskrim Polsek jajaran berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi selama dua bulan terakhir. Sebanyak 12 tersangka berhasil diamankan dengan total 10 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di wilayah Kota Bogor,” ungkap AKP Aji Riznaldi, Rabu (6/8/2025).

Ke 12 tersangka yang berhasil diamankan, yakni Ages Putra Pangestu (AGP), Yani (YN),  Ilyas (IY), Taufik Hidayat (TH), Herman alias Sule (HM), Dias (DA), Rudi Afriansyah (RA), Rudi Rusmana (RR), Franstio (FR), Ari Rangga Adrian (AR), Ade Opan Saputra (AS) dan Renaldi Haikal Rahman (RH).

“Para tersangka ini diketahui telah melakukan pencurian sepeda motor dengan total sebanyak 10 TKP yang tersebar di kawasan pemukiman Kota Bogor. Mereka beraksi secara berkelompok dengan pembagian peran yang terstruktur. Setiap beraksi dilakukan tiga orang dengan tugas berbeda, yakni satu orang memantau situasi, satu orang bertindak sebagai eksekutor atau pemetik, dan satu lagi bertugas membawa kabur motor hasil curian,” jelasnya.

Kasatreskrim menambahkan, modus yang digunakan pelaku adlah dengan merusak kunci kontak motor menggunakan kunci palsu jenis letter T. Mereka menyasar kendaraan yang terparkir di halaman rumah atau lokasi minim pengawasan, dan umumnya beraksi pada dini hari antara pukul 02.00 hingga 05.00 WIB.

“Motif dari para pelaku pun beragam, sebagian besar didorong oleh faktor ekonomi dan gaya hidup konsumtif. Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun,” katanya. Rizki M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Donasi Peduli Aceh Sumatra, Warga Kota Bogor Antusias

27 December 2025 - 22:04 WIB

Ratusan Pramuka Kota Bogor Bantu Jaga Kondusifitas Nataru

25 December 2025 - 11:00 WIB

Bantu Sumatra, Penggiat Sosial dan Filantropis Kota Bogor Diapresiasi

25 December 2025 - 10:28 WIB

Umat Pertanyakan SK Perubahan Susunan Kuria Keuskupan Bogor

24 December 2025 - 09:30 WIB

Jelang Nataru, Bahan pangan dan Sembako di Kota Bogor Aman

23 December 2025 - 10:35 WIB

Trending on Kabar Bogor