Menu ✖

Dark Mode
Tim Judo Kota Bogor Tambah Satu Emas di Porprov XV Jabar 2026 ‎Gilbert Eliezer Sumbang Emas untuk Kabupaten Bogor dari Cabor Renang Pemkot Bogor Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometerologi Basah Soft Tenis Kabupaten Bogor Bidik Dua Emas Nomor Tunggal Putra dan Putri ‎ DPRD Desak Diskominfo Bergerak Cepat, Perangi Judi Online dari Akarnya Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung

Kabar Dunia

Serangan Ukraina Hantam Perusahaan Militer hingga Gudang Drone Iran di Rusia

badge-check


					Ilustrasi drone Ukraina. (Foto: CNN) Perbesar

Ilustrasi drone Ukraina. (Foto: CNN)

Bogor – Ukraina menyerang target militer dan pipa gas dalam serangan pesawat nirawak atau drone di Rusia. Otoritas setempat mengatakan tiga orang tewas dan dua lainnya luka-luka.

Dilansir AFP, Minggu (3/8/2025), dinas keamanan SBU Ukraina mengatakan serangan tersebut dengan pesawat nirawak jarak jauh, menghantam sebuah lapangan terbang militer di kota Primorsko-Akhtarsk di barat daya. Serangan tersebut menyebabkan kebakaran di area penyimpanan pesawat nirawak Shahed buatan Iran–yang diandalkan Rusia untuk menyerang Ukraina –, kata SBU.

Serangan itu juga menghantam sebuah perusahaan, Elektropribor, di wilayah Penza, Rusia selatan, yang dikatakan “bekerja untuk kompleks industri militer Rusia”, membuat jaringan digital militer, perangkat penerbangan, kendaraan lapis baja, dan kapal.

Gubernur wilayah Penza, Oleg Melnichenko, mengatakan di Telegram bahwa seorang perempuan tewas dan dua orang lainnya luka-luka dalam serangan itu.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sistem pertahanan udaranya telah menghancurkan 112 pesawat nirawak Ukraina di wilayah Rusia–34 di atas wilayah Rostov– dalam periode hampir sembilan jam.

Seorang pria lanjut usia tewas di dalam sebuah rumah yang terbakar akibat puing-puing pesawat nirawak yang jatuh di wilayah Samara, tulis Gubernur Vyacheslav Fedorishchev di Telegram.

Di wilayah Rostov, seorang penjaga di sebuah fasilitas industri tewas setelah serangan pesawat nirawak dan kebakaran di salah satu bangunan di lokasi tersebut, kata Penjabat Gubernur Rostov, Yuri Sliusar.

“Militer menangkis serangan udara besar-besaran pada malam hari,” menghancurkan pesawat nirawak di tujuh distrik, tulis Sliusar di Telegram.

Presiden Rusia Vladimir Putin yang secara konsisten menolak seruan gencatan senjata dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun, mengatakan bahwa ia menginginkan perdamaian, tetapi tuntutannya untuk mengakhiri serangan militer Moskow “tidak berubah”.

Tuntutan tersebut termasuk agar Ukraina meninggalkan wilayahnya dan mengakhiri ambisi untuk bergabung dengan NATO.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan hanya Putin yang dapat mengakhiri perang dan kembali menyerukan pertemuan antara kedua pemimpin.

“Amerika Serikat telah mengusulkan ini. Ukraina telah mendukungnya. Yang dibutuhkan adalah kesiapan Rusia,” tulisnya di X.

 

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ada Apa Peneliti Roket, Satelit, dan Drone Sedunia Kumpul di Yogyakarta?

4 October 2026 - 16:51 WIB

Padamkan Karhutla, Pemerintah Libatkan 300 Unit Usaha

23 September 2026 - 16:05 WIB

5 Tanaman Unik dan Aneh di Dunia

22 September 2026 - 22:02 WIB

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Trending on Kabar Dunia