Menu ✖

Dark Mode
Tren Agentic AI Mulai Geser Era Call Center Tradisional Demokrat Menang, Saham Para Raksasa Teknologi Hancur Sejarah Times New Roman, Tahun Berapa Diciptakan? Starlink Mau Bangun Jaringan 5G Sendiri, Siap Saingi Operator Seluler Indonesia Targetkan PLTN Pertama Dibangun 2032, BRIN Soroti Aspek Ini Tim Judo Kota Bogor Tambah Satu Emas di Porprov XV Jabar 2026

Headline

Peringatan Tsunami di Gorontalo Usai Gempa Rusia, Diprediksi Tiba Pukul 16.39 Wita

badge-check


					Sepuluh wilayah RI berpotensi tsunami pascagempa Rusia. (foto: ist. tangkapan layar Penjelasan BMKG di YouTube BNPB) Perbesar

Sepuluh wilayah RI berpotensi tsunami pascagempa Rusia. (foto: ist. tangkapan layar Penjelasan BMKG di YouTube BNPB)

Warga Kota Gorontalo diminta waspada terkait gempa bumi tektonik magnitudo 8,7 yang terjadi di dekat pesisir timur Kamchatka, Rusia, pukul 07.24 Wita.

“Terdapat potensi tsunami,” kata Andri Wijaya, Kepala Stasiun Geofisika Kelas II Gorontalo Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kamis (29/7/2025).

Andri menjelaskan, berdasarkan pemodelan komputasi prediksi tsunami yang dilakukan oleh BMKG, saat ini wilayah Gorontalo termasuk dalam wilayah dengan status Waspada.

Dalam pemodelan ini, diprediksi ketinggian gelombang tsunami di bawah 0,5 meter.

“Untuk daerah yang terdampak berdasarkan pemodelan yaitu Kota Gorontalo,” ujar Andri.

Masyarakat Jangan Termakan Hoaks

Mengantisipasi potensi datangnya tsunami ini, Andri mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan tidak termakan berita hoaks.

Ia meminta warga untuk memutakhirkan informasi dari info BMKG. Berdasarkan perkiraan pemodelan, potensi tsunami ini akan sampai di Kota Gorontalo pada pukul 16.39 Wita.

Sebelumnya diberitakan bahwa di timur Kamchatka, Rusia, terjadi gempa tektonik berkekuatan magnitudo M 8,7 dengan episenter pada koordinat 52,51 derajat lintang utara dan 160,26 derajat bujur timur pada kedalaman 18 km.

Gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench). Gempa ini memiliki mekanisme naik (thrust fault).

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada (ketinggian tsunami kurang dari 0,5 m), di wilayah Talaud (ETA 14:52:24 Wita), Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 Wita), Halmahera Utara (ETA 16:04:24 WIT), Manokwari (ETA 16:08:54 WIT), Raja Ampat (ETA 16:18:54 WIT), Biak Numfor (ETA 16:21:54 WIT), Supiori (ETA 16:21:54 WIT), Sorong bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT), Jayapura (ETA 16:30:24 WIT), dan Sarmi (ETA 16:30:24 WIT).

BMKG mengimbau masyarakat pesisir di wilayah tersebut untuk tetap tenang dan menjauhi pantai. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. Hingga pukul 09.30 Wita, berdasarkan hasil monitoring, menunjukkan adanya 7 aktivitas gempa susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M 6,9 dan magnitudo terkecil M 5,4.

Sumber: makassar.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Korupsi Rp 6,7 Miliar Demi Judol, Eks Pimpinan Bank di Sleman Resmi ditahan

5 November 2026 - 14:41 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Trending on Headline