Di tahun 2025 Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menargetkan total 200 ribu Sambungan Rumah (SR) terpasang SeKota Bogor. Demikian dikatakan Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor H. Rivelino Rizky, Rabu (26/2/2025).
“Saya ditarget sama manajemen untuk bisa mencapai 200 ribu sambungan rumah tahun 2025 ini. Insya Allah, mudah-mudahan ini bisa tercapai,” ungkap Rivelino.

Rivelino melanjutkan, pihaknya melakukan sosialisasi mengenai pentingnya menggunakan air PDAM dibandingkan dengan air sumur dan sebagainya. Selain itu diimbau juga kepada para pelanggan ataupun mantan pelanggan untuk tidak melakukan pelanggaran yang diantaranya melakukan ilegal connection atau sambungan ilegal dari pipa Tirta Pakuan ke sambungan rumah.
“Kami door to door ke masyarakat untuk mensosialisasikan dan mengajak agar bisa melakukan pemasangan baru sambung rumah Tirta Pakuan,” terang Rivelino.
Rivelino memaparkan, selian melakukan share di media sosial perihal pemasangan baru, disampaikan juga bahwa imbauan tidak melakukan beberapa pelanggaran. Itu berlaku untuk mantan pelanggan atau pelanggan yang masih aktif dan aturan tertera pada perda pelayan.
“Kami berharap kepada masyarakat jangan pernah melakukan pelanggaran-pelanggaran. Saat ini paling banyak melakukan ilegal connection atau sambungan ilegal. Jadi sudah tidak bayar, kami cabut meterannya tapi mereka melakukan koneksi ilegal, memasang menyambung melalui selang. itu benar-benar merupakan suatu pelanggaran,” paparnya.
Ia juga menyampaikan, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memastikan tak ada kenaikan tarif air PDAM di tahun 2025 ini. Tarif yang sudah ada akan tetap bertahan untuk memastikan seluruh masyarakat Kota Bogor bisa menjangkaunya.
“Tidak akan naik dalam waktu dekat. Kami tetap mengedepankan keterjangkauan untuk kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. HMS