Menu

Dark Mode
Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

Kabar Bogor

Re-Sertifikasi SMAP, Pj Wali Kota Ingatkan Integritas dan Kapabilitas

badge-check


					Re-Sertifikasi SMAP, Pj Wali Kota Ingatkan Integritas dan Kapabilitas Perbesar

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari memberikan pengarahan dalam Tinjauan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis SNI ISO 37001 : 2016 di Saung Dolken Resort & Hotel Syariah Bogor, Rabu (25/9/2024).

SMAP yang sudah dilaksanakan selama empat kali oleh Inspektorat Kota Bogor ini merupakan tonggak baru dalam penegakan pemberantasan korupsi.

Ada beberapa arahan yang disampaikan oleh Hery dalam tinjauannya, diantaranya mengenai integritas dan kapabilitas, serta sistem pencegahan, perencanaan dan penindakan.

“Istilah perencanaan itu ada garbage in, garbage out (GIGO) Kalau masuknya sampah, keluarnya juga sampah, kalau masuk datanya bagus, keluarnya juga akan menghasilkan Resources (sumber daya) yang bagus, datanya zero keluarnya zero,” kata Hery.

Untuk itu, dalam menentukan hasil bukan saja output melainkan outcome dan proses, sehingga lanjut Hery, pengawasan memiliki fungsi hilir dari suatu proses program pembangunan. Sementara itu pada hulunya adalah dilakukan fungsi-fungsi pencegahan.

“Saya memandang Inspektorat ini sangat penting keberadaanya. Untuk itu perlu ada perhatian untuk regenerasinya. Mohon bisa dipikirkan semoga kinerja dan merit sistem bisa mengakomodasi regenerasi,” katanya.

Ia menambahkan, dalam menjalankan fungsinya Inspektorat harus juga memiliki kompetensi untuk memahami tugas dan fungsi perangkat daerah lain sebagai Quality Insurance untuk menjamin program berjalan dengan efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan organisasi.

“Untuk pembekalan, karena pengawasan, pengawas Inspektur, Inspektorat harus memiliki kompetensi yang lengkap terkait seluruh perangkat daerah, dengan segala urusannya. Saya apresiasi bahwa ada perbaikan (di Inspektorat), ada langkah preventif yang menjadi titik berat dalam pengawasan di Pemerintah Daerah,”ujar Hery.

Sementara itu, dari sisi integritas Pj Wali Kota Bogor mengingatkan bahwa integritas harus melekat dalam setiap individu. Hery kembali mengingatkan tentang netralitas yang harus terus dijaga.

Di lokasi yang sama Kepala Inspektur Daerah Kota Bogor, Pupung W. Purnama berharap dengan adanya kegiatan ini, Inspektorat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya bisa selalu menekankan nilai nilai integritas.

“Sehingga ini menjadi salah satu upaya untuk pencegahan korupsi,” katanya. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor

4 May 2026 - 08:34 WIB

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

29 April 2026 - 15:12 WIB

Ikhtiar KONI Kota Bogor Penuhi Target 100 Emas

28 April 2026 - 09:32 WIB

Trending on Kabar Bogor