Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Bogoh Ka Bogor

Presiden Apresiasi Kasus Stunting di Kota Bogor Turun

badge-check


					Presiden Apresiasi Kasus Stunting di Kota Bogor Turun Perbesar

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melakukan inspeksi dalam kegiatan Pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting pelaksanaan posyandu, ke Posyandu Kusuma Wijaya, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (11/6/2024).

Kota Bogor merupakan daerah pertama yang dikunjungi oleh kepala negara dalam kegiatan pencegahan stunting.

Pun saat ini, Kota Bogor masuk ke dalam 10 besar daerah dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, yang mengalami penurunan persentase stunting dengan angka 18,2 persen dari sebelumnya sebesar 18,8 persen berdasarkan hasil survei kesehatan Indonesia tahun 2023.

Meski begitu, untuk data pada bulan penimbangan bayi di tahun 2023 angka stunting Kota Bogor hanya 2,59 persen dari jumlah seluruh anak yang ditimbang.

“Artinya memang ada standar dua pengukuran yang terus kita kawal sama-sama. Ya ini sudah di sensus, kemudian ini survei,” ucap Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari saat mendampingi Jokowi.

Dalam upaya menurunkan angka stunting dan pencegahan stunting baru, selain melakukan lima langkah Pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting, Kota Bogor juga memiliki dua langkah tambahan yang menjadi inovasi Kota Bogor yakni, intervensi yang dilakukan oleh perangkat daerah dengan pencegahan sensitif secara bergantian, seperti misalkan Dinas Sosial melakukan intervensi melalui kepesertaan BPJS, PUPR melalui program sanitasi, permukiman lingkungan dan sebagainya.

Sementara itu untuk langkah ke 7 yakni DP3A dan Disdukcapil melakukan pemenuhan administrasi kependudukan guna pendataan dan sebagainya.

“Kita punya program inovasi yang sudah berjalan untuk pengentasan dan pencegahan, seperti intervensi melalui pendekatan continuum of care bertajuk Taleus Bogor, program penyuluhan Ibu Anak Tangguh Kota Bogor (Batagor), pemberian bantuan telur dari ASN (Pemkot Penting-Lur),” ungkap Hery.

Semua itu merupakan inovasi Kota Bogor dalam rangka mencegah dan menurunkan angka stunting di Kota Bogor.

Selain itu berbagai program dan kegiatan lainya adalah mini lokakarya, audit kasus stunting, konvergensi stunting dan pemberian makanan tambahan, Bapak Asuh Atasi stunting (Basuh Anting) yang melibatkan masyarakat secara luas, baik pihak swasta maupun warga dan program lainya.

Baca juga: Jokowi: Bagus, Stunting di Kota Bogor Menurun

 

Ketika Hery mendampingi Jokowi, sesekali mereka terlihat sedang berdiskusi, nampak santai namun serius. Disinggung mengenai diskusi apa yang dibahas, Hery mengatakan bahwa dirinya melaporkan berbagai program inovasi yang dilakukan Kota Bogor sehingga angka stunting mengalami penurunan. Pun Jokowi memberikan tiga pesan.

“Tadi tiga kata yang diucapkan, ‘bagus pak, bagus, bagus’. Jadi, kita juga lapor soal inovasi dan proses. Karena kan standarnya itu ada lima langkah, tapi Kota Bogor punya 7 langkah, dua langkah tambahan itu inovasi Kota Bogor, Jadi diapresiasi oleh beliau, bagus katanya,” sebut Hery.

Sebagai informasi dalam kunjungannya, Jokowi didampingi oleh Ibu Negara,Iriana Jokowi, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin dan Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari.HMS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemkot Bogor Silaturahmi ke Alim Ulama di Pekan Terakhir Ramadan

18 March 2026 - 13:39 WIB

Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang

17 March 2026 - 13:39 WIB

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Trending on Headline