Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Kabar Lifestyle

 26 Tahun BUMN, PLN Terus Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Jakarta

badge-check


					 26 Tahun BUMN, PLN Terus Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik di Jakarta Perbesar

Perayaan Hari Ulang Tahun BUMN ke-26 sekaligus mewujudkan ekosistem kendaraan listrik, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menghadirkan 84 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan 41 unit Stasiun Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). Demikian disampaikan Geberal Manager PLN UID Jakarta Raya Lasiran, kemarin.

“Langkah ini menandai komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Dengan jumlah SPKLU yang cukup besar, diharapkan akan memberikan aksesibilitas yang lebih baik bagi pemilik kendaraan listrik untuk mengisi daya,” kata Lasiran.

Kehadiran SPKLU ini juga dibarengi dengan meningkatnya jumlah kendaraan listrik di Jakarta yang ditujukkan adanya 20.734 total transaksi selama Januari hingga April 2024.

“Dibandingkan tahun 2023 periode yang sama hanya tercatat 7.252 transaksi. Sehingga peningkatan ini menandakan jumlah kendaraan listrik di Jakarta meningkat sangat signifikan,” tambah Lasiran.

Lasiran juga menyampaikan total konsumsi energi listrik yang terpakai di SPKLU pada periode Januari hingga April 2024 sebanyak 425.474 kWh, meningkat dari periode tahun sebelumnya yang hanya mencapai 142.774 kWh.

“Hal ini mencerminkan pertumbuhan kesadaran dan adopsi masyarakat terhadap kendaraan listrik serta infrastruktur pengisian listrik yang semakin memadai,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa kehadiran SPKLU dan SPBKLU ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Dengan menggunakan kendaraan listrik maka kita sudah menjadi bagian dalam mengurangi emisi karbon lebih dari 50 persen,” tutup Lasiran. pratama/*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran

25 September 2026 - 15:27 WIB

Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit

25 September 2026 - 15:20 WIB

Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI

25 September 2026 - 15:06 WIB

‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi

25 September 2026 - 15:01 WIB

Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun

25 September 2026 - 14:54 WIB

Trending on Kabar Lifestyle