Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Kabar Politik

Khatib Jumat di Masjid At-Taqwa Balai Kota Bogor, Ketua DPRD Sampaikan 4 Hal

badge-check


					Khatib Jumat di Masjid At-Taqwa Balai Kota Bogor, Ketua DPRD Sampaikan 4 Hal Perbesar

Sholat Jumat di Masjid At-Taqwa yang berada di komplek Balai Kota Bogor, Jumat (3/2) nampak berbeda dari biasanya. Saat khotib naik mimbar setelah adzan, ternyata yang bertugas menyampaikan khutbah adalah Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto.

Dalam khutbahnya, Atang menyampaikan pesan kepada dirinya dan jamaah untuk senantiasa bersegera meminta ampunan kepada Allah Yang Maha Kuasa sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Imran ayat 133 ‘Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa’.

“Begitu sayangnya Allah SWT pada hambaNya sehingga menyeru agar kita bersegera untuk meminta ampunanNya. Semoga kita menjadi orang-orang yang bertaqwa sehingga kita selalu tergerak untuk selalu minta ampun atas dosa-dosa yang banyak kita lakukan setiap harinya”, ungkap Atang.

Salah satu ciri dari sebuah ketaqwaan adalah apakah kita memiliki kelembutan hati untuk selalu meminta ampun kepada Allah. Apakah kita selalu menyerahkan semua urusan dan bersandar hanya kepada Allah. Termasuk apakah hati kita bergetar ketika mendengarkan ayat-ayat Allah. Jika tidak, kita perlu menyalakan alarm pribadi agar kemudian kita memperbaiki diri sehingga bisa memupuk rasa taqwa.

“Hati kita harus selalu memiliki alarm pengingat. Perlu kita renungkan, apakah kita memiliki kelembutan hati untuk senantiasa berharap hanya pada Allah. Jika kita adalah pribadi yang sulit untuk meminta ampunanNya, jika kita adalah pribadi yang sulit untuk mendekatkan hati kita hanya kepadaNya, maka ini adalah lampu kuning yang harus kita nyalakan dan harus segera kita perbaiki,” ujar Atang.

Untuk memupuk ketaqwaan tersebut, pria yang akrab disapa Kang Atang ini menilai ada empat hal yang perlu dilakukan. Pertama adalah kita harus menetapkan bahwa satu-satunya Rabb yang patut kita sembah dan kita yakini dan kita serahkan seutuhnya hidup kita hanyalah kepada Allah SWT.

“Diberikan jabatan, promosi, dirotasi, dimutasi itu adalah bagian dari realita kehidupan. Jangan terlalu berharap kepada atasan untuk dipromosikan, karena sesungguhnya atasan hanyalah bagian dari dunia yang menjadi perantara takdir itu terwujud. Tapi sungguh, harapan yang kita gantungkan harusnlah hanya kepada Allah SWT. Jika semua kita serahkan kepada Sang Pencipta, insya Allah hati akan menjadi tenang,” jelas Atang.

Hal kedua, yang disampaikan oleh Kang Atang adalah kita harus membiasakan meminta ampun kepada Allah. Karena, kita sebagai manusia pasti banyak memiliki salah. Semakin tinggi jabatan, semakin besar harta yang dimiliki, semakin banyak kesempatan yang dipunyai, maka semakin tinggi juga peluang kemaksiatannya.

“Selama ini Allah masih menutupi aib kita. Kalau saja Allah membukakan aib kita, kita tentu tidak akan berani keluar rumah karena banyaknya aib dan maksiat kita. Jangan sampai kita pun juga sulit untuk memohon ampun kepada Allah. Jangan hanya satu kali dalam setahun ketika sholat Idul Fitri saja kita minta ampun, tapi mintalah ampunan di setiap saat yang bisa kita lakukan,” ungkap Atang.

Ketiga, untuk mendekatkan diri kepada Allah, umat manusia senantiasa harus memiliki sikap pemaaf. Karena, tidak ada yang sempurna dari kehidupan ini. Setiap orang pasti banyak kekurangan dan setiap orang pasti punya kesalahan.

“Seringkali kita sulit memberikan maaf, terutama kepada orang-orang yang menyulitkan dan membenci kita. Namun, dengan memiliki sikap pemaaf ini, niscaya mampu membuat hati kita jadi lembut dan kita akan lebih berserah diri kepada Allah,” kata Atang.

Keempat, setiap manusia jangan pernah ragu untuk berbuat baik. Menurut Atang, setiap ada peluang berbuat baik, lakukanlah. Karena, dari kebaikan yang kecil sekalipun akan diberikan ganjaran pahala oleh Allah SWT.

“Kesempatan berbuat baik ada di mana-mana, di setiap waktu. Sehingga, marilah kita saling mengingatkan untuk terus berbuat baik. Masih ada waktu buat kita untuk kemudian menyiapkan diri, menyiapkan bekal terbaik sebelum menghadap Allah nanti. Semoga bekal yang kita siapkan adalah bekal terbaik yaitu ketaqwaan,” tutupnya.Advetorial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

Trending on Kabar Politik