Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Sport

Tuding Panpel Arum Jeram Porprov Curang, Kontingen Kabupaten Bogor Pilih Walkout

badge-check


					arum-jeram (foto bogorkab.go.id) Perbesar

arum-jeram (foto bogorkab.go.id)

Panitia penyelenggara Porprov Jabar 2022 cabang olahraga Arum Jeram dituding curang. Kisruh antara panpel dan para kontingen dari sejumlah wilayahpun tak terhindarkan. Podium yang semestinya menjadi pusat perhatian, mendadak sepi ditinggal para atlet dan rombongan kontigen.

Ketua Federasi Arum Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Bogor, TB. Wajedi Nur mengaku sangat kecewa kepada panitia pelaksana Porprov Jabar 2022 cabang olahraga Arum Jeram. Musababnya, sejak awal timnya akan berlaga, perahu yang disediakan dalam keadaan bocor. 

“Pada saat hendak mengambil perahu lagi, oleh panitia dibuat tergesa-gesa untuk segera turun ke air tanpa pemanasan. Turun perahu dengan waktu singkat, persekian menit sementara atlet Kabupaten Bekasi sudah siap di air. Tim kami belum sampai garis star, panitia sudah melepas peserta. Itu kecurangan yang pertama,” tandas Wajedi kepada kabaronline.co.id, Jumat (18/11/2022).

Soal kebocoran perahu dan upaya panpel yang tidak memberikan waktu yang layak bagi atlet asal Kabupaten Bogor, lanjut Wajedi, juga diketahui para atlet asal wilayah lain yang turut menyaksikan. “Pada saat kami menyampaikan protes dengan baik-baik kepada panpel, waktu itu bukan hanya Kabupaten Bogor, tetapi bareng dari Subang dan Sumedang mengajukan gugatan protes, tidak ada yang dihiraukan oleh panitia,” jelas Wajedi.

Wajedi juga mengatakan, kecuragan kedua yang dilakukan panpel yakni ada atlet asal Kabupaten Ciamis yang terlambat datang ke venue, tidak diberi sanksi yang tegas sebagaimana ketentuan. “Saksinya ada atlet dari Kabupaten Subang dan Sumedang yang juga ikut memprotes. Panpel malah menunggu, padahal secara aturan seharusnya didiskualifikasi,” urainya.

Wajedi mengakui sempat terjadi kisruh antara panpel dan para kontingen yang protes. Mereka sepakat menilai panpel tidak professional dalam menyelenggarakan ajang prestisius itu. “Seharusnya panpel melaksanakan secara fairplay, tidak boleh memihak apalagi tidak bijaksana. Seharusnya dilakukan tanding ulang. Sebetulnya panpel tau seharusnya seperti apa menghadapi situasi seperti itu,” ujarnya lagi.

Akibat adanya kecurangan tersebut, rombongan atlet dan kontingen cabor Arum Jeram asal Kabupaten Bogor yang saat itu meraih perak, memilih walkout dan meninggalkan venue tanpa naik ke podium. Suasana juga sempat memanas saat kontingen asal Kabupaten Bogor melakukan protes keras kepada para panitia hingga dilerai aparat kepolisian yang berjaga. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi dari penyelenggara Porprov Jabar 2022.

Penulis Saleh Nurangga

Editor RB Adhiyaksa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline