Menu

Dark Mode
Daar Edi Yoga: Insan Pers Diimbau Sajikan Berita Menyejukkan Perusahaan Ini Bawa Emas ke Dunia Digital Berbasis Blockchain Lewat Kolaborasi Bank dan Industri Kripto, Indonesia Incar Posisi Pemain Utama Keuangan Digital WhatsApp Luncurkan Fitur Bantuan Menulis Berteknologi AI Challenge-Based Learning Jadi Senjata Apple Academy Bali Cetak Inovator Muda Munir Resmi Nahkodai PWI Pusat 5 Tahun ke Depan

Kabar Lifestyle

Hapus Citra Buruk, Raskin Resmi Dihapus Per 2016

badge-check

SURABAYA – Meski sempat menuai gelombang protes dari berbagai daerah, pemerintah tetap secara resmi mengumumkan program beras untuk masyarakat miskin (raskin) dihapuskan pada 2016.

“Penghapusan raskin dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian gabah petani yang kualitasnya bagus. Apalagi, saat ini HPP (harga pembelian pemerintah) juga terbilang tinggi sejalan dengan gabah berkualitas bagus yang dihasilkan petani,” kata Direktur Pengadaan Bulog Wahyu, Selasa (23/6/2015).

Perum Bulog (Persero) akan mengedarkan beras medium sebagai pengganti raskin, guna menghapus citra beras untuk warga miskin berkualias rendah.

“Tahun depan raskin sudah tidak ada lagi. Nanti diganti beras medium dengan kualitas bagus,” ujarnya.

Bulog berencana membagi tiga jenis beras yang akan diproduksi, yaitu beras medium, premium, dan super.

Sebelumnya, beras raskin juga termasuk jenis beras medium. Namun, ke depan tidak lagi diberikan dalam bentuk eceran, tapi kemasan.

“Dalam proses pengarungan beras, Bulog akan melakukan pemeriksaan saat beras dikemas. Jika sebelumnya untuk beras raskin sebanyak 15 kg per bulan akan dikemas,” ungkapnya.

Dengan demikian, mulai tahun depan tidak ada lagi perbedaan antara beras raskin dengan beras cadangan pemerintah ataupun beras untuk operasi pasar.

“Semua beras Bulog berkualitas bagus dan sama. Pembedanya adalah bobot atau berat beras per kemasan. Bulog akan mengeluarkan tiga jenis beras dengan tiga kemasan, yakni berat 15 kg, 50 kg dan 100 kg,” jelasnya.

Di Jawa Timur kuota rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) raskin masih cukup banyak yakni dengan kuota beras 514.344.420 kg pertahun atau  42.862.035 kg per bulan.

Namun, dari kuota tersebut setiap kab/kota berhak untuk mengatur distribusi sesuai data terbaru yang dimiliki dari hasil verifikasi.

:> Kabar24.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perusahaan Ini Bawa Emas ke Dunia Digital Berbasis Blockchain

31 August 2025 - 14:31 WIB

Lewat Kolaborasi Bank dan Industri Kripto, Indonesia Incar Posisi Pemain Utama Keuangan Digital

31 August 2025 - 13:58 WIB

WhatsApp Luncurkan Fitur Bantuan Menulis Berteknologi AI

31 August 2025 - 13:41 WIB

Challenge-Based Learning Jadi Senjata Apple Academy Bali Cetak Inovator Muda

31 August 2025 - 13:32 WIB

Kemunculan ‘Kelinci Zombie’ Kagetkan Warga AS, Punya Tanduk dan Tentakel

30 August 2025 - 14:58 WIB

Trending on Kabar Lifestyle