Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Kabar Politik

Pimpinan DPRD Panen Raya Bersama Warga

badge-check


					panen-raya Perbesar

panen-raya

Pemandangan langka terjadi saat Pimpinan DPRD Kota Bogor melakukan panen raya padi bersama Kelompok Tani Subur Makmur pada Rabu (17/11). Panen padi menjadi hal langka karena semakin sempitnya luasan lahan sawah di Kota Bogor.

Ketua-DPRD-Kota-Bogor-Atang-Trisnanto

Hadir dalam panen raya di lahan sawah yang berada di Saung Sadulur JM, Sindangsari Bogor Timur ini antara lain Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin dan Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata.

Hadir pula Anggota DPRD Fraksi Gerindra Said Mohan, Mahpudi Ismail dan Azis Muslim, Kepala Dinas Ketahanan Pertanian Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor Anas Rasmana, Camat Bogor Timur Rena Da Frina, Lurah Sindang Rasa Dede Sugandi hingga Lurah Curug Kecamatan Bogor Barat Irwansyah.

Dalam acara panen raya, Atang mengapresiasi langkah JM dalan memanfaatkan lahan perkotaan untuk dijadikan sawah dan pertanian.

“Jadi ini merupakan sebuah kegiatan yang sangat positif dan sebagai contoh bahwa upaya untuk menghadirkan ketahanan pangan ini masih ada di Kota Bogor,” ujar Atang.

Kehadiran Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kota Bogor, diharapkan oleh Atang mampu menjaga jumlah luasan sawah di Kota Bogor.

Sebab, sejak 2009 hingga saat ini, lahan pertanian dan persawahan di Kota Bogor sudah berkurang sebanyak 850 hektare.

“Kita bisa mempertahankan sekian puluh hektare dari LP2B yang diatur oleh Perda jika kita serius menggarapnya dan ada insentif bagi pemilik lahan.  Dinas Pertanian Pangan, bisa menggulirkan program pertanian organik yang memang memiliki nilai tambah yang lebih bagus dibanding pertanian biasa. Baik dalam konteks tanaman pangan, sayuran, atau holtikultura. Sehingga dengan demikian nilai manfaat dari lahan itu akan terasa bagi pemilik lahan,” jelas Atang.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, bahwa panen raya ini memang bagian dari rutinitas kelompok tani Subur Makmur setiap empat bulan.

Kegiatan ini pun dilakukan sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT, yang masih memberikan nikmat rezeki berupa hasil panen yang melimpah.

“Jadi ini sebagai rasa syukur kita setiap panen raya dan kedua momentum ini kita manfaat silaturahmi juga dengan teman-teman di DPRD dan juga aparat serta warga sekitar,” kata Jenal Mutaqin.

Politisi Gerindra yang akrab disapa kang JM ini menambahkan, panen padi kali ini didapat dari lahan sawah seluas 7000 meter, namun untuk hasilnya belum terlihat karena masih proses panen.

Tetapi pada panen sebelumnya, hampir mencapai 12 ton gabah dari lahan seluas 18 ribu meter. “Kalau untuk total lahan ada 2 hektare lebih ya, tapi untuk yang sekarang seluas 7000 meter itu kita belum kelihatan hasilnya berapa. Kalau dilihat dari hasil jenis benih dan jumlah hama, Mudah-mudahan bisa lebih meningkat hasilnya,” pungkasnya. adv

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

Trending on Kabar Politik