Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar PDAM

Curah Hujan Tinggi, Perumda Tirta Pakuan Siapkan Antisipasi

badge-check


					Curah Hujan Tinggi, Perumda Tirta Pakuan Siapkan Antisipasi Perbesar

Hujan yang mulai mengguyur wilayah Kota Bogor dan sekitarnya, mendapat sorotan Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan. Lantaran intensitas hujan yang tinggi, berdampak pada produksi air bersih.

Menurut Rino, intensitas curah hujan tinggi  belakangan ini bida berdampak pada  kehilangan kualitas pelayanan, untuk itu Perumda Tirta Pakuan menyiapkan beberapa antisipasi.

“Kondisi sumber air baku yang digunakan Tirta Pakuan, punya tingkat kekeruhan yang cukup tinggi. Terutama yang bersumber dari Sungai Ciliwung.Terakhir dua hari lalu  produksi stop, gara-gara air baku kita tida bisa diproduksi. Terlalu keruh, yang di Katulampa,” kata Rino, Selasa (26/10/2021).

Sementara  sumber air dari Sungai Cisadane, lanjut Rino, cenderung relatif lebih bagus kualitas airnya. Meskipun sampahnya lebih banyak di Cisadane ketimbang Ciliwung.

“Kalau sudah keruh ya tidak bisa dipakai. Kita kan ada batasannya. Tingkat kekeruhan itu namanya NTU. Normalnya itu 400 NTU. Nah kemarin itu bisa sampai 4 ribu NTU,” jelasnya.

lebih lanjut Rino menambahkan, Perumda Tirta Pakuan maksimal hanya bisa memproduksi  seribu sampai 1.500. itu juga harus membuang lumpurnya lebih banyak.

“Jika lebih dari 4 ribu, kita stop produksi. Ketika NTU rendah,  maka air lebih jernih dan ketika dibubuhkan kimia untuk ikat lumpur, akan cepat mengendap,” tegas Rino.

Mengantisipasi kondisi tersebut, Perumda Tirta Pakuan membuat beberapa antisipasi, diantaranya membuat cerukan di depan pintu air masuk di tempat produksi air bersih. Agar lumpur bisa mengendap di cerukan dan air baku yang masuk lebih bersih dan lebih banyak.

“Kita harus cari alternatif lain. Artinya punya beberapa skema seperti di Ciherangpondok. Ada tempat namper-nya lah air itu sebelum masuk ke tempat produksi,” pungkasnya.

Penulis Pratama

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tirta Pakuan Gencar Layanan Lumpur Tinja Terjadwal

26 October 2026 - 11:39 WIB

Tirta Pakuan Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

10 October 2026 - 11:54 WIB

Jaga Air Tetap Jernih dan Berkualitas, Tirta Pakuan Lakukan Flushing Jaringan Pipa

17 September 2026 - 10:30 WIB

TPAS Terbakar, Tirta Pakuan Salurkan Air Bersih dan Logistik ke Galuga

13 September 2026 - 10:43 WIB

Peduli Kesehatan Warga, Tirta Pakuan Gelar Pengobatan Gratis

5 August 2026 - 11:37 WIB

Trending on Kabar PDAM