Menu ✖

Dark Mode
Para Wali Kota Peserta Mayor’s Talk Nikmati Kesejukan Kota Bogor. Hapkido Kota Bogor Raih Medali di Kejurnas Nvidia Rilis OpenShell dan Sentry, Platform Pengaman Agen AI Nakal Denny Mulyadi Resmi Menutup Mayor’s Talk: Climate and Urban Resilience 2026 Peneliti Bor Lokasi Diduga Bahtera Nabi Nuh, Mata Bor Mendadak Pecah Kalah di Pengadilan, Meta Terancam Denda Rp 3.900 Triliun

Headline

Foto di Kemayoran Berlatar Gunung Gede Pangrango Bukan Hasil Editan

badge-check


					Foto di Kemayoran Berlatar Gunung Gede Pangrango Bukan Hasil Editan Perbesar

Fotografer Ari Wibisono membantah memanipulasi foto suasana di Kemayoran, Jakarta Pusat, dengan latar belakang Gunung Gede Pangrango. Ari mengaku siap membuktikan dengan memperlihatkan foto asli berikut kameranya.

Hal itu disampaikan Ari menjawab tuduhan Arbain Rambey, fotografer senior, bahwa foto tersebut hasil “tempelan”. Tuduhan Arbain ditwitter itu kemudian ramai ditanggapi netizen.

“Saya akan memperlihatkan foto asli dari kamera dan dibandingkan dengan hasil post pro yang sudah tayang di Instagram,” tegasny, Rabu (17/2/2021) malam.

“Semua data saya bongkar demi mengembalikan nama baik saya di dunia fotografi,” ungkap Ari.

Ari menilai tuduhan Arbain atas karyanya sudah sangat mencemarkan nama baik dan kariernya di dunia fotografi. Oleh karena itu Ari ingin ada permintaan maaf dari Arbain.

“Ini (tudingan Arbain) bikin nama dan karir saya tercemar banget. Saya tuh mulai dunia foto baru baru ini belajar lewat Youtube. Saya ngga mampu buat kursus, otodidak,” ujar Ari seraya menambahkan bahwa dia ingin ada permintaan dari Arbain Rambey.

Ari juga sudah memberikan klarifikasi lewat akun Instagramnya @wibisono.ari. Ia memberi penjelasan dan mengunggah sejumlah foto lain untuk membuktikan tidak ada manipulasi foto.

Dalam berita di Kompas.com sebelumnya, Ari mengatakan, foto tersebut diambil pada Rabu pagi, dari lokasi di Kemayoran.

Ia mengaku sengaja ingin menggambarkan Kota Jakarta dengan latar belakang Gunung Gede Pangrango. Terlihatnya gunung tersebut, kata dia, menandakan kualitas udara Jakarta sedang bersih.

“Sengaja lagi hunting naik motor lewat flyover Kemayoran arah Gunung Sahari. Pas di jembatan, saya berhenti,” ujar dia kepada Kompas.com.

“Pukul 06.20 WIB sampai jam 07.00 WIB, gunung masih terlihat gagah. Jelang jam 07.30 WIB, gunung mulai hilang pelan-pelan,” tambah dia.

Tuduhan Arbain
Fotografer Arbain sebelumnya mengomentari foto karya Ari yang diunggah akun Twitter Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta @dinaslhdki.

“Ini foto tempelan. Untuk dapat Pangrango segede gitu, butuh tele panjang lalu motret dari jauh. Melihat perbandingan mobil depan dan belakangnya, jelas tak memakai tele panjang,” tulis Arbain di akun Twitternya @arbainrambey.

Arbain meyakini ukuran Gunung Gede Pangrango di foto seharusnya tidak sebesar itu jika melihat ukuran jalan.

“Saya bukan bilang gunungnya gak ada loh…saya bilang ukuran gunung Pangrangonya tak segede itu di bidang fotonya kalau jalan di bawahnya perspektifnya seperti itu,” kata dia.

“Perspektif gunung ke foreground gak nyambung dgn perspektif mobil2 yg tampak. Gunung ke foreground itu compactionnya gila2an (tele panjang buanged). Sedangkan perspektif mobil2 itu tampak pakai tele pendek,” analisa Arbain.

“Ini twit yang semoga penghabisan untuk polemik foto gunung:

Perspektif gunung ke foreground gak nyambung dgn perspektif mobil2 yg tampak. Gunung ke foreground itu compactionnya gila2an (tele panjang buanged). Sedangkan perspektif mobil2 itu tampak pakai tele pendek,” tulis Arbain.

“Akhir diskusi ini sederhana…memang backgroundnya jadi tempelan karena olahdigital yang kelas berat seperti di foto yang disebut aslinya ini…,” tambah dia.

Sumber: Kompas.com
Editor: Adi Kurniawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline