Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Headline

Banjir Bandang di Puncak, Ratusan Warga Mengungsi

badge-check


					Banjir Bandang di Puncak, Ratusan Warga Mengungsi Perbesar

Hujan deras berturut-turut sejak pagi di wilayah Puncak Kabupaten Bogor Jawa Barat, mengakibatkan banjir bandang di kawasan Perumahan Perkebunan Gunung Mas Desa Tugu Selatan, Puncak, Selasa (19/1/2021).

Banjir bandang yang berasal dari luapan Sungai Cisampai itu telah merendam dan merusak 5 rumah warga. Kelima rumah warga tersebut mengalami rusak setelah air bercampur lumpr dan potongan-potongan pohon menghantam rumah tersebut.

Tak mau ambil resiko dan mengantisipasi banjir bandang susulan, warga pun mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sekaligus menyelamatkan barang-barang berharga dan hewan ternak yang masih bisa diselamatkan.

Menurut Wawan, salah seorang warga mengaku, luapan air disertai lumpur yang turun di aliran sungai Cisampai tersebut, terjadi tiba-tiba saat hujan turun.

“Kami kaget pak, air campur lumpur dan potongan pohon itu tiba-tiba saja mengalir dari atas dan menghantam rumah-rumah yang dilintasi air,” kata Wawan.

Meski tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pihak Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua Puncak Bogor  mengungsikan ratusan warga yang ada di sekitar lokasi mengantisipasi banjir susulan.

Sedikitnya ada 140 warga yang mengungsi di 20 penginapan/vila yang dikelola manajemen Wisata Gunung Mas PTPN 8

Menurut  pengelola objek wisata Gunung Mas, Dedi Ruswandi, pihaknya bekerjasama dengan Pemkab Bogor telah menyediakan 20 penginapan untuk tempat pengungsian sementara warga terdampak banjir bandang.

“Kebanyakan para pengungsi ini adalah karyawan PTPN. Kami siapkan villa yang dapat diisi warga tiap 1 vila 3 kepala keluarga (KK),” katanya.

Sementara itu menurut Wakil Bupati Bogor Iwan Suryawan, pihaknya telah meminta pengelola PTPN untuk menyiapkan tempat pengungsian sementara.

“Alhamdulillah warga bisa mengungsi sementara ke vila-vila yang ada di area gunung mas.Terkait penyebab banjir, dikarenakan curah hujan yang tinggi sehingga debit air tak tertahan. Terutama di atas gunung mas ada curug Cisampai,”  kata Iwan.

Kapolres Bogor AKBP Harun menambahkan, kerusakan menimpa 5 rumah dengan ketinggian banjir lumpur selutut orang dewasa.

“Kerusakan sudah didata, warga pun sudah diungsikan,” kata Kapolres.

reporter/video:  Asolihin                                                                                                                                                                                                                                                                    editor : Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline