Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Depok

Gegara Ini, Kluster Keluarga Dominasi Penularan Covid-19 di Kota Depok

badge-check


					Gegara Ini, Kluster Keluarga Dominasi Penularan Covid-19 di Kota Depok Perbesar

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana mengakui bahwa penularan virus SARS-CoV-2 di lingkungan keluarga masih mendominasi kasus positif Covid-19 di Depok.

Namun, banyaknya kasus positif Covid-19 di level keluarga diklaim terjadi akibat semakin banyak penularan awal virus dari aktivitas di perkantoran.

“Tren kasus Covid-19 di Depok masih tetap klaster keluarga, tetapi perlu diwaspadai saat ini klaster perkantoran mulai (terjadi) lagi,” katanya kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

“Seperti kemarin ada di Kelurahan Tugu dan beberapa wilayah lain, ada di Cilodong juga sama. Mereka bekerja di Jakarta, ketika pulang menularkan ke anggota keluarga,” ujarnya.

Situasi ini hampir sama dengan yang terjadi di Depok pada Juli-Agustus lalu ketika DKI Jakarta masih memberlakukan PSBB transisi pertama.
Ketika itu, penularan dari perkantoran di Ibu Kota juga dituding jadi penyebab di balik meningkatnya klaster Covid-19 di lingkungan keluarga.


Baca juga:Tarif Jalan Tol Japek Bakal Naik. Ini Alasannya


Dadang juga mengakui, situasi saat ini tak jauh berbeda, walau jika ditilik dari segi jumlah, maka kasus Covid-19 di lingkungan keluarga tetap mendominasi.

Jadi mereka yang tertular dari kantor misalkan cuma satu orang, tapi anggota keluarganya ada lima orang, sehingga jumlah klaster keluarga menjadi tinggi, tetapi penyebab utamanya dari klaster perkantoran,” jelas Dadang.

Sebagai informasi, Kota Depok hingga kemarin sudah melaporkan total 7.915 kasus positif Covid-19 sejak Maret. Sebanyak 6.685 pasien di antaranya dinyatakan pulih, sedangkan 224 lainnya meninggal dunia. Saat ini, masih ada 1.006 pasien positif Covid-19 di Depok, baik isolasi mandiri di kediaman masing-masing atau dirawat di rumah sakit.

Sumber: Kompas.com
Editor: Adi Kurniawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tim Putra Basket Kota Bogor Raih Kemenangan Perdana di Porprov XV Jabar 2026

1 November 2026 - 22:13 WIB

Program Sekolah Swasta Gratis Pemkot Depok Mulai Terasa

19 February 2026 - 14:40 WIB

Camat Sukmajaya Ajak Warga Jaga Kondusifitas Selama Ramadan

19 February 2026 - 13:09 WIB

HAB 2026, Kemenag Depok Gelar Fantastic Walk Harmony

18 January 2026 - 22:15 WIB

Buntut Misa Natal di Depok Dibatalkan, LBH GEKIRA: Negara Tak Boleh Kalah oleh Tekanan Sosial

25 December 2025 - 11:09 WIB

Trending on Kabar Depok