Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Headline

Tragedi Angeline, Agus Diancam: Kamu atau Aku yang Mati

badge-check

Denpasar  Keterlibatan Margriet Christina Megawe dalam pembunuhan anak angkatnya, Angeline Margriet Megawe, mulai terkuak. Teka-teki ini sedikit demi sedikit terbuka setelah tersangka Agustinus Tai Hamdani mengaku pernah diancam oleh Margriet melalui seseorang berinisial AA. Keterangan ini disampaikan Agus dalam pemeriksaan polisi pada Senin, 15 Juni 2015. (Baca: TRAGEDI ANGELINE: Menteri Yuddy dan Nazar yang Tak Sampai)

Untuk mengkonfrontasi keterangan Agus tersebut, Kepolisian Daerah Bali meminta Margriet dan Agus menjalani tes kebohongan. Pendeteksi kebohongan atau lie detector akan didatangkan dari Markas Besar Kepolisian RI pada Selasa, 16 Juni 2015. (Baca: TERUNGKAP: Penyebab Kematian Ayah Angkat Angeline)

“Ada informasi dari Ags (Agus), bahwa pihaknya diancam oleh AA atas suruhan M,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Heri Wianto kepada wartawan di Markas Polda Bali, Senin siang, 15 Juni 2015.

Simak
ANGELINE DIBUNUH: Kisah Om Doug, Ayah Angkat Si Bocah Malang
EKSKLUSIF: Agus Blak-blakan Pria yang Dekat dengan Margriet

Kuasa hukum Agus, Haposan Sihombing, juga mengatakan Agus kerap mendapat telepon berisi ancaman pembunuhan dari lelaki. Margriet pun disebut sempat mengancam Agus saat memecatnya karena dinilai banyak bicara kepada media tentang apa yang terjadi di rumah itu. Bahkan Agus mempersilakan anggota Komisi Nasional Perlindungan Anak memasuki rumah.

Saat melakukan pemecatan, menurut Haposan, Margriet berkata kepada Agus: “Awas, kamu di luar ngomong-ngomong, diam saja. Awas, bisa nanti kamu yang mati atau aku yang mati, atau dua-duanya.” (Baca juga: TERUNGKAP: Ibu Angkat Angeline Dikenal Pengusaha, Ternyata…)

Haposan juga menuturkan kliennya menyebut nama AA yang diduga dekat dengan Margriet dan mengetahui ihwal pembunuhan Angeline. Menurut Haposan, AA berasal dari Sumba, satu daerah dengan Agus. Lelaki ini pernah bekerja di rumah Margriet selama lebih dari tiga tahun. Ia sering masuk-keluar rumah itu dengan mudah.

Atas adanya informasi itulah, kata Heri, kepolisian ingin meminta keterangan yang sejujur-jujurnya dari Margriet dan Agus lewat lie detector. Dengan alat itu, Margriet bakal ditanyai ihwal tudingan memberikan janji berupa imbalan uang senilai Rp 2 miliar kepada Agus untuk membunuh Angeline. (Baca: ANGELINE DIBUNUH: Muncul Laura Pembela Si Ayah Angkat)

Selain itu, pendeteksi kebohongan itu juga akan digunakan untuk menelisik lebih jauh keterlibatan Margriet dalam kematian Angeline. “Saat ini, untuk sementara, tidak ada pemeriksaan. Besok pemeriksaannya akan lebih rileks,” ujarnya.

Kepolisian terus menyelidiki pembunuhan Angeline dengan mencari bukti-bukti baru. Termasuk dengan berulang kali mendatangi rumah Margriet, yang berada di Jalan Sedap Malam, Denpasar Timur. (Baca juga: ANGELINE DIBUNUH: Muncul Akun Find Angeline’s Killer)

Ihwal penetapan Agus sebagai tersangka pembunuhan Angeline, polisi mengatakan telah menemukan dua alat bukti kuat. Yakni hasil otopsi jenazah Angeline dan barang bukti berupa seprai, cangkul, tali, buku gambar, dan darah.

:> AVIT HIDAYAT | Tempo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Trending on Headline