Mimpi yang terwujud tentu membuat orang merasa bahagia dan terberkahi. Apalagi jika mimpi tersebut berkaitan dengan ibadah di Masjidil Haram.
Sebuah kejadian mengharukan dialami seorang pria yang kisahnya ramai di media sosial. Kisah tersebut diunggah di akun resmi pengelola dua Masjid Suci, @haramain_info, kemudian diunggah kembali pada akun milik ulama Arab Saudi, Mufti Ismail Menk di alamat @muftimenkofficial.

Disebutkan pria tersebut melaksanakan haji 20 tahun lalu. Ketika berada di Masjid Al Khaif di Mina, pria itu bermimpi.
Penasaran dengan isi mimpinya, dia mencari ulama yang ahli dalam menafsirkan mimpi. Setelah bertanya ke sejumlah orang, dia dianjurkan menemui Syeikh Muhammad Al-Rumi yang terkenal ahli dalam menafsirkan mimpi.
Setelah mendengar penuturan pria itu, Syeikh Al Rumi berkata dia akan melaksanakan tawaf mengelilingi Kabah sendirian. Tidak ada satupun orang yang tawaf bersamanya.
” Bagaimana mungkin? Bagaimana bisa orang berhenti tawaf dan hanya saya melakukannya?” tanya pria tersebut waktu itu.
Selang 20 tahun kemudian, apa yang dikatakan Syeikh Al-Rumi terbukti. Pandemi Covid-19 merebak dan Ramadhan tiba.
Saat Ramadhan kemarin, pria itu berada di Masjidil Haram dan melaksanakan tawaf. Sendirian, tanpa ada satupun jemaah lain yang bertawaf.
Sumber : dream.co.id
Foto : Facebook @haramain.info














