Menu ✖

Dark Mode
Bupati Keluarkan SE, ASN Gunungkidul Kini Wajib Belanja di Pasar Tradisional Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara Viral Kemunculan Blue Fire di Papandayan, Ahli Ungkap Asal-usul Api Biru AI Makin Liar Tak Bisa Dikendalikan, OpenAI Kirim Surat Peringatan Nabi Krisis 2008 Ungkap Kebohongan Terbesar Nvidia, Warning Investor Dunia dalam Bahaya, Manusia Rp 3.500 T Muncul Jadi Juru Selamat

Headline

Gara-gara Masakan tak Enak, Suami Sekap Istri 1 Tahun

badge-check


					Gara-gara Masakan tak Enak, Suami Sekap Istri 1 Tahun Perbesar

Seorang perempuan, SM (17) mengaku disekap oleh suaminya, AA (37), selama satu tahun di rumah mereka di Parung Panjang, Bogor. SM juga dianiaya oleh AA hingga terluka di beberapa bagian tubuhnya.

Pada Minggu (3/5), SM berhasil kabur dengan cara membobol jendela kamar mandi rumahnya. SM kabur pada saat suaminya sedang keluar berjualan roti.

“Pelaku menganiaya istri karena masakannya tidak enak. Pelaku menikahi korban saat masih berusia 13 tahun,” ucap Kapolsek Parung Panjang Kompol Nundun Radiaman saat dikonfirmasi, Jumat (8/5).

AA pun langsung ditangkap. Saat diperiksa, polisi menemukan sebuah makam misterius di dalam rumah AA.

Nundun mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, jasad yang dikubur di dalam rumah AA itu berjenis kelamin perempuan.

“Baru Februari 2020 orang yang dikubur di dalam rumah itu meninggal. Jenis kelaminnya perempuan,” ujar Nundun.

Warga di sekitar juga menemukan ijazah dan KTP di dalam rumah pelaku. KTP dan ijazah dari Universitas Prof DR Moestopo Jakarta tersebut atas nama Wilpian Sarikartika.

Sebelumnya  Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menjelaskan penganiayaan ini terjadi di rumah pelaku di Desa Kabasiran, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Minggu (3/5), sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, sang suami, yang merupakan pedagang roti, baru pulang.

“Tidak berselang lama terdengar cekcok mulut dari dalam rumah, yang mengakibatkan korban SM dianiaya oleh tersangka dengan cara membenturkan kepala korban ke tembok,” kata Roland dalam keterangannya, Senin (4/5).

+++

sumber kumparan.com

foto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara

2 October 2026 - 18:51 WIB

Hari Kedua, Asap Masih Mengepul di Trans Home Sleman

2 October 2026 - 12:14 WIB

Akses Sempit Jadi Kendala Damkar Padamkan Trans Home Sleman Sleman

1 October 2026 - 21:16 WIB

Trans Home Sleman Terbakar, Dua Orang Meninggal

1 October 2026 - 19:10 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

Trending on Headline