Memanfaatkan potensi yang ada adalah hal yang harus dilakukan seorang pimpinan di wilayahnya. Seperti yang dilakukan Camat Bogor Utara dalam memenuhi aspirasi masyarakat.
Dengan memanfaatkan Corporate Social Responsibility (CSR), Kecamatan Bogor Utara merevitalisasi dan melakukan peninggian jalan dan jembatan Kaum Sari, Kecamatan Bogor Utara. Langkah peninggian jalan dan jembatan ini dilakukan untuk mengurangi dampak banjir.

Camat Bogor Utara Rahmat Hidayat mengatakan, saat ini memasuki bulan Maret 2020, intensitas curah hujan dan kondisi cuaca masih tidak menentu. Untuk mengurangi dan mencegah banjir serta tingkat kecelakaan lalulintas akibat jalan rusak, maka dilakukan peninggian jalan dan perbaikan jembatan.
“Melihat kondisi tersebut, saya dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (MUSPIKA) meminta bantuan kepada PT. Olympic Bangun Persada untuk merevitalisasi Jalan Kaum Sari dengan cara peninggian jalan dan jembatan agar mengurangi dampak banjir,” ungkap Rahmat pada Minggu (15/3/2020) pagi.
Rahmat menambahkan, bahwa setelah adanya permintaan tersebut, CSR pun diturunkan karena ini untuk kepentingan masyarakat luas.
“Jadi CSR ini juga dimanfaatkan karena keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, kalau berbicara keuangan pemerintah daerah, banyak sekali keterbatasannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp1,1 triliun dan APBD kemarin mencapai Rp2,8 triliun. Dari uang terbatas tersebut ada alokasi anggaran belanja rutin, belanja pegawai, belanja modal dan ada untuk pembangunan.
“Jadi dengan kondisi wilayah yang cukup luas atau enam kecamatan ini juga penduduk 1,1 juta jiwa, tidak semua tercover dari pemerintah dan kami juga minta singkronisasi dari musrenbang dengan pokok pikiran (Pokir) DPRD Kota Bogor,” ungkap Dedie.
Dedie melanjutkan, ada pengalokasian prioritas pembangunan, kalau tidak prioritas jangan dipaksakan. Saat ini langkah-langkah sudah dilakukan dan mudah-mudahan kedepannya terus dilakukan.
“Untuk pembangunan yang belum bisa ditanggulangi Pemerintah, tentu bantuan CSR dan sektor swasta sangat diperlukan. Jadi itu yang kami inginkan, ada partisipasi publik, masyarakat juga pihak ketiga dan ini diperbolehkan yah,” tegas Dedie.
Sementara itu, CEO PT. Olympic Bangun Persada, Norman Edward Sebastian mengatakan, pihaknya menyambut dengan baik dan mendukung permintaan Camat Bogor Utara, bapak Rahmat Hidayat dengan pertimbangan traffic Jalan Kaum Sari cukup padat setiap harinya. Selain itu ditambah aktifitas pembangungan kawasan One Central Business District (OCBD) yang akan menjadi CBD pertama di Kota Bogor.
“Peninggian jalan dan jembatan di Jalan Kaum Sari ini akan menjadi Program CSR kami sebagai bentuk tanggung jawab social sekaligus bentuk terima kasih OCBD atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat sekitar selama ini” terang Norman.
Ia juga menambahkan, Pihaknya telah menunjuk pihak kontraktor untuk segera dilakukannya pekerjaan peninggian jalan dan jembatan di Jl. Kaum Sari, dimana seluruh pekerjaan tersebut berada dibawah supervisi PT. Olympic Bangun Persada bekerjasama dengan Kecamatan Bogor Utara dan Pemerintah Kota Bogor yang diperkirakan akan selesai pada bulan Juli 2020.
Rls














