Menu

Dark Mode
Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor Mantan Bos Microsoft Minta Dikenalkan ke Tim Cook Lewat Jeffrey Epstein Kawin Campur Manusia dengan Spesies Lain, Anaknya Berumur Pendek Ramai Bill Gates dan Jeffrey Epstein Rencanakan Pandemi, Ini Faktanya Meta Dituduh Jadi Sarang Predator dan Eksploitasi Anak

Kabar Pendidikan

Dosen Sastra Guna Darma Ajak Anak Senang Bahasa Inggris Melalui PKM

badge-check


					Dosen Sastra Guna Darma Ajak Anak Senang Bahasa Inggris Melalui PKM Perbesar

Setiap Semester para dosen bukan hanya menunaikan tugas mengajar di kampus, namun harus pula mengajar di tempat yang sudah ditentukan sebagai bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). PKM ini merupakan kewajiban dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Maka sesuai jadwal, dosen-dosen fakultas Sastra dan Budaya Jurusan Sastra Inggris Universitas Gunadarma mengajar Bahasa Inggris di Sekolah Pintar/PAUD Keisha Cimanggis, Depok.

Menurut Dr. Ichwan Suyudi, Wakil Dekan 1 bidang Akademik fakultas Sastra dan Budaya Universitas Gunadarma, Melalui kegiatan PKM di Sekolah Pintar/ Keisha, para dosen dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk berkesplorasi dalam pengajaran, yaitu mencoba menerapkan berbagai pendekatan (approach) dalam menyampaikan materi Bahasa Inggris yang disesuaikan dengan usia peserta didik.

“Di rumpin Keisha ini ada dua kelas, kelas kecil dan kelas besar. Pastilah kami para dosen tertantang untuk mengajar anak-anak, karena keseharian kami mengajar mahasiswa. Tentu berbeda pendekatannya, pengajarannya, karena kami disini menghadapai young learners. Jadi dosen pun mengajarnya harus kreatif dan inovatif sesuai dengan usia si Anak.” Kata Ichwan, pengampu matakuliah pronounciation itu.

Lebih jelas Ichwan menuturkan agar suasana belajar mengajar saat PKM tidak monoton, dosen bisa menggunakan media tambahan, seperti media pictures, songs, games, videos, dan media apapun yang bisa membantu keberhasilan pengajaran. “Penggunaan media ini akan semakin berhasil jika didukung dengan penggunaan pendekatan (approach) atau metode (Method) pengajaran yang tepat, seperti direct method, audiolingual method, grammar-translation method, total physical response dan lainnya,” jelas Ichwan.

Metode-metode yang dijelaskan Ichwan tersebut tersebut dapat disesuaikan dengan materi pengajaran usia peserta didik, dan karakter mereka. “Semua dapat dilakukan para dosen agar anak-anak di Sekolah Pintar Keisha ini tertarik, mau dan senang belajar Bahasa Inggris. Anak-anak jangan diajarkan yang berat-berat, bisa dengan gambar, atau bernyanyi, agar mereka betah belajar di sini.” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu dosen yang mengajar di Sekolah Pintar Keisha, yaitu Nurochman, S.Ag.,S.S. M.Hum. Menurut Nurrochman, mengajar anak-anak, pengajar harus tahu dulu maunya anak-anak seperti apa, buat mereka senang dengan keberadaan para pengajar, setelah itu para pengajar bisa menyampaikan materi.

“Kasih stimulus yang baik ke anak-anak agar mereka mau belajar, misalnya kasih rewardreward. Sebenarnya hal-hal kecil yang kita lakukan itu bikin anak-anak senang dan mau datang lagi untuk belajar, jadi harus tahu dulu kebutuhan si Anak seperti apa, dekati, tanyai dulu hal-hal lain di luar belajar. Nah, kalau mereka sudah merasa nyaman dengan keberadaan kita di sana, kita mulai belajarnya.”

Nurrochman berharap dengan adanya PKM di Sekolah Pintar Keisha ini anak-anak semakin berpikiran maju dan tertantang dalam pembelajaran Bahasa Inggris. “Bahasa Inggris ini penting di era milenial begini, semoga dengan pengajarnya para dosen, anak-anak semakin menguasai Bahasa Inggris, apalagi dosen-dosen mengajar semakin kreatif dengan alat peraga,” harapnya.

Melalui PKM ini pula, manfaatnya bukan hanya untuk para peserta didik, Nurrochman mengatakan agar ilmu yang dimiliki para dosen mendapat keberkahan, karena seluruh dosen mengajar di Rumah Pintar Keisha tidak dipungut biaya,  sebagai wujud dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat dengan ilmu yang dimiliki. “Masyarakat membutuhkan kita, dan kita juga harus berbagi ilmu agar ilmu kita bermanfaat,” kata dosen pengampu matakuliah Speaking itu.

Pengajar PKM dosen sastra Universitas Gunadarma di Rumah Pintar Keisha ini adalah Dr. Ichwan Suyudi, Dr Ahmad Jum’a Khatib Ali, M.Si., Dr. Muh, Kholiq, S.S., Drs. Hendro Firmawan, Grad, Dip Bus, M.Msi., Nurrochman, S.Ag., S.S., M. Hum., Dra. Endang Purwaningsih, M.Si., Eka Ardhinie, S.S., M. Sas., Eva Nurfatimah, S.S., M.Sas., Dian Wulandari, S.Pd., M.Sas., Nuke Farida, S.S., M.Ikom., Agung Prasetyo, S.S., M.Sas., Chintia Handayani, S.S., M.Sas.,  Adani Nur Sabrina, S.S., M.Sas., Aulia HarisFirstiyanti, S.S., M.Sas., Wawan Wuryanto, S.S., M.Sas.

***Eka Ardhinie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Cakupan JKN di Atas 98 Persen, Pemkot Bogor Raih UHC Award 2026

27 January 2026 - 20:44 WIB

SDN Cimanggu dan Kencana 1 Diresmikan, Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

15 December 2025 - 17:38 WIB

Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa Universitas Esa Unggul Hadir di Kelurahan Duri Kepa

8 December 2025 - 22:35 WIB

Baru Dilantik, Komite SMPN 22 Kota Bogor Gandeng PT AKB

15 November 2025 - 13:23 WIB

Sumpah Pemuda, Siswa PKBM Bakti Nusa Ramaikan Bumi Perkemahan Sukamantri

27 October 2025 - 19:03 WIB

Trending on Kabar Pendidikan