Menu

Dark Mode
Kwarcab Kota Bogor Ikuti Rakor dan Bintek Ayo Pramuka Sinergi TNI–Kementerian Percepat Pembangunan Huntara, Huntap dan Infrastruktur di Sumatera Sambut Ramadan 2026, Maxim Umumkan Siapkan Bonus Hari Raya Kerjasama Strategis, Perumda PPJ Teken Mou Bareng Kejaksaan Diduga Gara-gara Asmara, Seorang Pria di Bogor Bundir di Kafe HPN 2026 dan HUT PWI ke 80 : Adityawarman Adil Apresiasi Peluncuran Ambulans PWI Kota Bogor

Kabar Bogor

Usut Tuntas Ambruknya Atap Gedung Dewan!

badge-check


					Usut Tuntas Ambruknya Atap Gedung Dewan! Perbesar

Menyikapi peristiwa ambruknya tembok penutup atap gedung DPRD dan menimpa ruang paripurna, seluruh anggota DPRD prihatin dan akan segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut tuntas kejadian itu.

Wakil Ketua DPRD Jenal Mutaqin menegaskan, selain audit investigasi, juga akan dibentuk Pansus, agar diketahui sebab musabab serta bagaimana pekerjaan pembangunan gedung wakil rakyat yang sudah menghabiskan dana puluhan miliar ini.

“Saya rasa itu bagus bukan mengorek siapa yang salah, tetapi mencari keamanan ke depan sekaligus peringatan buat semua pihak bahwa bangunan yang akan di gunakan itu, Sertifikat Layak Fungsi (SLF) nya harus betul-betul sesuai kajian, struktur dan sesuai spesifikasi yang ada,” kata Jenal.

Artinya, lanjut Jenal, nantinya akan tau siapa yang salah ketika DPRD melalui tim pansus memanggil semua pihak. Sejauh mana peran masing-masing kelembagaan sehingga bisa disimpulkan bahwa ke depan harus dilakukan evaluasi dan ini pelajaran yang penting bagi Pemkot Bogor dan DPRD Kota Bogor. “Gedung dewan dimana dari sisi fisik terlihat respesentatif tetapi di dalamnya membahayakan jiwa manusia, ini beruntung tidak terjadi pada saat rapat paripurna, waktu itu kami pada pelantikan pimpinan DPRD hujan lebat dan angin tapi beruntung tidak terjadi apa apa,” jelasnya.

SLF itu menjamin suatu bangunan, ketika bangunan sudah selesai dibangun maka itu layak untuk dipergunakan. Politisi Gerindra itu khawatir ketika hari ini terjadi hal seperti ini gedung ini baru berusia enam bulan tetapi secara struktur ini sangat tidak respesentatif artinya mungkin ada kesalahan teknis atau apa. Yang pasti harus di pertanyakan kajian SLF ini seperti apa yang dikeluarkan oleh Disperumkim.

“Inikan bukan masalah kerugian materi tetapi kekhawatiran kita ke depan apakah ini masih layak digunakan. Saya rasa bukan hal sepele di perbaiki atau perawatan saja tapi yang lebih penting adalah bangunan yang terlihat kokoh dari luar ini apakah memang sudah layak bagi anggota dewan karena orang orang di dalamnya pejabat daerah, orang orang pilihan masyarakat dan memang punya tugas yang luar biasa,” tegasnya.

reporterherman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kerjasama Strategis, Perumda PPJ Teken Mou Bareng Kejaksaan

12 February 2026 - 22:12 WIB

Diduga Gara-gara Asmara, Seorang Pria di Bogor Bundir di Kafe

12 February 2026 - 22:05 WIB

Luncurkan Ambulance, Dedie Jenal Apresiasi PWI Kota Bogor

12 February 2026 - 08:24 WIB

Pemda se-Jabar Bahas Implementasi Satu Data Indonesia

10 February 2026 - 09:34 WIB

HPN 2026, PWI Kota Bogor Buka 3 Layanan Publik Sekaligus

7 February 2026 - 20:03 WIB

Trending on Kabar Bogor