Menu

Dark Mode
Wali Kota Bogor Ajak PKL Naik Kelas, Didukung KUR BJB Rp12 Miliar Buka Rekrutmen Karyawan, BPJS Ketenagakerjaan Siap Perkuat Layanan dan Perluas Cakupan Kepesertaan Tanamkan Karakter Tangguh, Kwarran Tanah Sareal Gelar Persari Ciptakan Generasi Tangguh, 320 Pramuka Siaga Bogor Selatan Ikuti Pesta Siaga Asah Kemandirian, 230 Pramuka Siaga Bogor Timur Ikuti Pesta Siaga dan Bazar  Ratusan Pramuka Kwarran Bogor Tengah Meriahkan Pesta Siaga

Kabar Bogor

Pasokan Berkurang, Harga Cabai Makin Pedas

badge-check


					Pasokan Berkurang, Harga Cabai Makin Pedas Perbesar

Harga cabai di pasar rakyat di Kota Bogor terus melambung tinggi. Hasil pantauan enumerator Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) menunjukkan rata-rata harga cabai, contoh cabe rawit merah dibanderol antara Rp 85 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram.

Viki Andreas, Enumerator Pasar Baru Bogor menyampaikan, harga cabai sudah tiga minggu ini memang terus mengalami kenaikan, hal tersebut menurutnya diduga faktor cuaca ekstrem akibat kemarau panjang sehingga menyebabkan banyaknya permintaan akan tetapi kurangnya pasokan dari para petani.

Diketahui, Enumerator adalah petugas lapangan yang membantu tim dalam memonitoring dan mengevaluasi dalam kegiatan pengumpulan data, data dalam hal ini adalah harga bahan pokok masing masing di unit pasar.

Pedagang Cabai Pasar Baru Bogor, Ondih juga membenarkan, harga cabai rawit merah yang dijualnya naik sejak beberapa minggu lalu. Menurutnya, kemarau yang terus berlanjut menjadi penyebab utama mahalnya harga cabai yang dipasang pihak pemasok. “Cabai naik lagi. Rawit merah Rp 85 ribu (per kg). Kalau merah keriting Rp 75 ribu per kg, harapan kami sebagai pedagang, harga bisa stabil kembali dan pasokan aman,” imbuhnya.

Sebagai informasi PDPPJ Kota Bogor rutin mempublikasikan harga komoditas pangan di pasar rakyat yang di bawah pengelolaannya pada website http://pdppjkotabogor.com/komoditas/harga.

Kepala Bagian Humas PDPPJ, Riadul Muslim menjelaskan bahwa kenaikan cabai ini bisa jadi karena faktor cuaca yang masih belum bersahabat dengan petani sehingga menyebabkan sulit untuk mengembangkan cabai. “Harga cabai naik dan saat ini masih dalam musim kemarau, akan tetapi monitoring tetap kami lakukan dengan seluruh tim yang ada di unit untuk selalu mengecek harga dan pasokan,” ujar Oi sapaan Riadul.

rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fokus Kekuatan Internal, Pramuka Kota Bogor Gelar Penyegaran dan Penguatan Andalan

11 April 2026 - 11:30 WIB

Rudy Susmanto Apresiasi Kegiatan Sosial dalam Rangka Hari Bakti Pemasyarakatan

9 April 2026 - 18:18 WIB

Ini Tanggapan Bupati Bogor Soal Isu Jual Beli Jabatan

9 April 2026 - 18:04 WIB

Luncurkan Alapadu Wara Wiri, BKPSDM Jemput Bola ke ASN

7 April 2026 - 21:39 WIB

Bupati Bogor Dorong TPA Galuga Jadi PSEL Berbasis Teknologi Modern

7 April 2026 - 18:35 WIB

Trending on Kabar Bogor