Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Bogor

Beredar Surat Penolakan Bogor Street Festival, Ini Kata Bima Arya

badge-check


					Beredar Surat Penolakan Bogor Street Festival, Ini Kata Bima Arya Perbesar

Rencana digelarnya perayaan tahun baru imlek dan Bogor Street Festival Cap Go Meh  yang rutin digelar di sepanjang Jalan Suryakencana Bogor setiap tahunnya, mendapat surat penolakan dari Forum Muslim Bogor (FMB).

Dalam surat seruan tersebut FMB menolak perayaan tahun baru Imlek dan Cap Go Meh 2019, dan meminta Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor tidak memfasilitasi perayaan Imlek dan Cap Go Meh di wilayah Bogor, terutama yang melibatkan umat beragama lainnya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, akan tetap mengelar Bogor Stret Festival Cap Go Meh 2019 di Kota Bogor. Hal tersebut lantaran sudah menjadi agenda tahunan dan bisa menggaet wisatawan.

“Bogor Street Festival adalah kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal. Terkait surat terbuka FMB yang tidak menyetujui Bogor Street Festival. Kami merasa perlu menyampaikan kepada publik mengenai posisi Pemkot Bogor. Ini menyangkut nilai-nilai kebersamaan dan keberagaman yang diyakini oleh kita sebagai warga Bogor dari masa ke masa,” kata Bima kepada wartawan.

Akidah seseorang lanjut Bima, tidak bisa dinilai akan berkurang atau luntur hanya sebuah perayaan kebudayaan. Terlebih, sambungnya, puncak perayaan Cap Go Meh di Kota Bogor selalu dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional.

“Apakah akidah seorang Ahmad Heryawan (mantan Gubernur Jabar) luntur ketika menghadiri acara ini setiap tahun? Apakah akidah Presiden Jokowi luntur ketika ikut merayakan keberagaman budaya di Indonesia? Bogor Street Festival juga pernah dihadiri Menteri Pariwisata, Menteri Agama, dan sejumlah tokoh lainnya,” tutur dia.

Sementara itu menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor Mustofa Abdullah, Bogor Street Festival bukan milik agama atau etnis tertentu, hanya saja momennya bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh.

“FMB melalui surat seruan itu bisa mengoyak kebersamaan dan kerukunan antar-etnis dan agama di Kota Bogor yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Bogor Street Festival merupakan kegiatan seni budaya. Tidak berkaitan dengan agama maupun etnis tertentu. Ini sudah menjadi milik kita,” ujarnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor

17 March 2026 - 10:24 WIB

Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim

13 March 2026 - 09:55 WIB

Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas

12 March 2026 - 20:55 WIB

Kwarran Bogor Barat Gelar Ramadan Fest 2026

12 March 2026 - 11:27 WIB

Balkot Ramadan Festival 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota

12 March 2026 - 10:36 WIB

Trending on Kabar Bogor